Mengenang BJ Habibie, Warga Sulbar Gelar Doa Bersama dan Melepas 500 Pesawat

Pelepasan Pesawat Kertas oleh Warga Sulbar setelah Doa Bersama usai dilakukan
Pelepasan Pesawat Kertas oleh Warga Sulbar setelah Doa Bersama usai dilakukan

Mengenang jasa almarhum Bacharuddin Jusuf (B.J) Habibie, Forum Masyarakat Intelektual (Formal) menggelar Doa bersama dan menerbangkan sebanyak 500 pesawat yang terbuat dari kertas di Anjungan Pantai Manakarra Mamuju Sulawesi Barat.

Presiden RI ke III telah kembali ke sang pencipta, warga Sulbar menerbangkan pesewat kertas sebagai simbol mengenang karya Fenomenal sang Inspirator bangsa.

Ratusan peserta hadir dalam kegiatan tersebut. Mulai dari kalangan mahasiswa, pelajar, pemuda, hingga pengunjung Pantai Manakarra Mamuju Sulbar. Mereka nampak hikmat mengikuti rangkaian kegiatan yang diselenggarakan forum Formal itu.

Doa bersama tersebut, dipimpin langsung Dr. H. Amran, M.Pd yang didampingi Ketua Formal sulbar. Ia berharap agar di Sulawesi Barat Khususnya di Mamuju ini, dapat  melahirkan Habibie-Habibie baru yang mampu mengangkat nama baik Sulbar dan Indonesia dimata dunia.

Sebelum Berdoa bersama, Ketua Formal Sulawesi Barat Rusdi Nurhadi dalam sambutannya mengatakan, terima kasih atas dukungan yang diberikan, hingga terselenggaranya kegiatan itu.

Ia meminta kepada Seluruh elemen masyarakat yang hadir mengirimkan doa terbaik kepada Almarhum B.J Habibie, agar mendapat tempat terindah disisi Tuhan.

Setelah doa bersama dilakukan, warga sulbar yang hadir bersama-sama menerbangkan sebanyak 500 pesawat kertas. Semua elemen masyarakat berdiri sambil memegang pesawat. Kemudian dalam hitungan ke tiga mereka bersama-sama melepas pesawat kertas itu ke udara.

Rangkaian kegiatan doa bersama dan penerbangan pesawat kertas tersebut ditutup dengan melakukan nonton bareng (Nobar) Film BJ Habibie di Pantai Manakarra Mamuju.

Dr. H. Amran, saat memimpin Doa mengatakan, kegiatan yang diselenggarakan Formal ini diharapkan tetap ada dan terus melaksanakan kegiatan yang bernilai positif

“Semoga Formal ini dapat melaksanakan kegiatan selanjutnya. Jadi untuk sementara untuk kegiatan ini Doa bersama untuk BJ Habibie)”. Ungkapnya

“Tapi” Lanjutnya, “Formal tidak akan di bubarkan dan menjadi komunitas”.

Forum Masyarakat Intelektual (Formal) sendiri, lahir dari rasa duka mendalam pemuda atas wafatnya Presiden Ke III Republik Indonesia Kamis kemarin (11/09).

Mereka bersepakat membuat komunitas dalam rangka kegiatan Doa bersama untuk Almarhum BJ. Habibie. Terbentuknya forum tersebut mendapat dukungan dari organisasi mahasiswa PMII. [pattae.com]

Penulis: Casper*

Penutupan MTQ Tandakan oleh Uztads Azis Nota Senin 19/06/2017 (Foto Izhaq)
Penutupan MTQ Tandakan: Menumbuhkan Minat Baca Al-Qur’an