Menuju Verifikasi Parpol dan Peserta Pemilu, KPU Mamasa Siapkan Genset Listrik

KPU Mamasa
KPU Mamasa siapkan daya listrik penuh untuk pelaksanaan verifikasi parpol dan peserta pemilu

Pelaksanaan tahapan Pemilu 2024 akan memasuki tahapan verifikasi administrasi. Seluruh Komisi Pemilihan Umum (KPU) di seluruh wilayah, Kabupaten/Kota tentu akan bekerja keras menyambut pemilu 2024.

Seperti yang dilakukan KPU Kabupaten Mamasa. Demi memaksimalkan kinerja, KPU Mamasa menyiapkan mesin generator set (genset) sebagai daya listrik cadangan untuk mengantisipasi apabila tiba-tiba terjadi pemadaman listrik saat verifikasi Parpol dan calon peserta Pemilu dilakukan.

Memaksimalkan kerja verifikasi selaku penyelenggara pemilu, guna meminimalisir potensi ganda pada partai politik dan calon peserta pemilu nantinya.

Kepastian pasokan listrik terjaga menjadi sangat penting, pasalnya proses verifikasi administrasi itu berbasis komputer dan internet dengan applikasi Sistem Informasi Partai Politik (SIPOL) yang sangat teragntung pada stabilnya listrik.

Saat ini kapasitas listrik KPU Mamasa dari PLN setempat sudah mencapai 1.500 kilo Watt, namun untuk antisipasi berbagai kemungkinan gangguan listrik, KPU menyiagakan dengan mesin genset listrik.

” Kapasitas kecepatan internet juga kami sudah tingkatkan dari 10 Mbps (Megabits per second,-), kini sudah naik menjadi 50 Mbps, ini upaya kami pengerjaan verifikasi administrasi yang kini berbasis internet akan lebih cepat, semakin maksimal,” kata ketua KPU Mamasa, Jhoni Rambulangi, Sabtu, (13/08).

Sementara itu, anggota KPU Provinsi Sulawesi Barat divisi Hukum dan Pengawasan, Farhanuddin dalam kegiatan monitoring persiapan menjelang verifikasi administrasi, mengecek berbagai sarana dan prasarana, mulai dari peralatan komputer, ruang kerja, hingga pengaturan mekanisme kerja sumber daya manusianya.

“Hasil pengecekan, monitoring kali ini, KPU Mamasa sudah menyiapkan peralatan komputer yang masih layak digunakan, serta telah menyiapkan mekanisme kerja sumber daya manusia di internal KPU Mamasa,” kata Farhan, sapaan akrabnya.

Dalam kunjungan kerjanya di KPU Mamasa ini, Farhan juga melakukan pertemuan internal dengan Ketua Jhoni Rambulangi, Angggota antara lain Marthen, Harun Al Rasyid, Sumarlin dan Limbong.

Ikut hadir dalam pertemuan itu sekretaris KPU Mamasa, Jhon Ricardes, kepala sub bagian (kasubag) Teknis dan Hupmas, Yenny LB, Kasubag Hukum dan SDM, Rima Datupuang.

” Sebagai penyelenggara pemilu wajib untuk memahami regulasi yang telah dikeluarkan KPU RI, kita semua juga tetap penting untuk membaca, memahami berbagai peraturan perudang – undangan lainnya khususnya yang terkait dengan urusan kepemiluan,” kata Farhan yang merupakan dosen FISIP Unsulbar non-aktif.

Berdasarkan Keputusan KPU nomor 260 tahun 2022, KPU Kabupaten/Kota pada tahapan verifikasi akan melakukan verifikasi administrasi terhadap dokumen persyaratan keanggotaan partai politik yang berpotensi ganda dan berpotensi tidak memenuhi syarat.

Kegiatan KPU Kabupaten/kota  ini akan mulai berlangsung, Selasa 16 Agustus 2022.[*]