Minimalisir Tumpukan Sampah, DLHK Polman Berencana Buka Kembali TPS

Menanggapi tumpukan sampah di beberapa titik sepanjang jalan Poros Polewali-Wonomulyo. Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Kabupaten Polewali Mandar membuka ruang negosiasi dengan warga di area TPA Paku yang memblokade kendaraan pengangkut sampah.

Dari pendekatan persuasif pihak DLHK Polman kepada warga tidak membuahkan hasil. Warga tetap pada pendiriannya menginginkan TPA Paku ditutup secara permanen.

“Karena kita tadi negosiasi, naik membenahi ke TPA. Ternyata masih belum diperbolehkan masuk,” ucap Nursam Selaku Kepala Bidang Kebersihan, Dinas LHK Polman saat dihubungi via WA, Sabtu 5/6/2021.

Tidak adanya titik temu terkait TPA Paku yang berdampak pada penumpukan sampah di beberapa titik. Nursam pun berinisiatif memanggil Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) untuk mengaktifkan kembali Tempat Pembuangan Sementara (TPS) sebagai solusi dari pengangkutan sampah ke TPA yang belum di indahkan warga.

Rencana DLHK Polman membuka kembali TPS sebagai alternatif, diharapkan dapat menjadi langkah epektif atas penumpukan sampah yang kian meresahkan warga.

“Kita usaha dulu…,” kata Nursam singkat.

Aksi blokade yang dilkukan warga Paku beberapa hari belakangan ini, dianggap menjadi pemicu banyaknya penumpukan sampah di Polewali Mandar.

Terkait hal itu, Yusri, salah satu aktivis lingkungan berharap, semua pihak, baik itu Pemerintah Daerah, DPRD dan Masyarakat setempat mencari solusi soal TPA yang ada di Dusun Passube Desa Paku Kecamatan Binuang, termasuk Pemerintah Provinsi.