Pemda Polman Akan Rapid Test Massal untuk 1000 Pedagang Secara Gratis

Rapid Test Massal Poewali Mandar
Gambar Ilustrasi Rapid Test-ajn.net

Pemerintah Polewali Mandar menyiapkan rapid test untuk 1000 orang, yang dikhususnkan bagi para pedagang di pasar sentral Pekkabata Polewali. Kegitan rapid test massal tersebut, dilakukan tanpa memungut biaya alias gratis.

Bupati Polman, Andi Ibrahim Masdar atau AIM, mengatakan, pelaksanaan rapid test akan dilakukan mulai Senin 13 Juli 2020.

”Semoga sudah bisa kita lakukan di hari senin. Kami (Pemda Polman) menginginkan bagaimana masyarakat punya kesadaran sendiri untuk datang ke puskesmas atau ke posko untuk merapid dirinya”. Ungkap Bupati Polman saat di temui di rumah makan di area pacuan kuda Polewali Mandar, Sabtu 10/7/2020.  

Selain itu, kegiatan rapid test gratis secara massal itu ditujukan bagi para pedagang yang tinggal di ruko (rumah dan toko). Sebab, dihawatirkan dapat membahayakan keluarga terdekatnya.

“Itu kan, rumah dan toko yang di tempati tinggal, sosialisasi dulu. Yang perlu kita rapid, ya itu yang tinggal di ruko. Karena dia menetap di sana, jangan sampai membahayakan untuk keluarganya. Utamanya yang tinggal sama anaknya itu sangat berbahaya,” pungkasnya.

 “Jadi, itu nanti yang kita rapid dulu, dan Alhamdulillah untuk rapid tes ini kita siapkan untuk 1000 orang”. lanjutnya

Bupati Polman juga menghimbau kepada Kepala pasar untuk mengontrol para pedagang dari luar Sulawesi Barat dengan memeriksa hasil rapid testnya. Apabila tidak membawa hasil rapid test, maka tidak diperkenankan berjualan di area pasar sentral tersebut.  

Mengenai tiga orang pedangan yang terkena virus corona. Saat ini, pemerintah Polman belum merencanakan untuk melakuakan pembatasan aktivitas di pasar sentral Pekkabata Polewali.   

“Sekarang ini (virus corona) kan sudah hampir habis, dan tiba-tiba muncul lagi. Ini kalau memang kita rapid hari Senin di pasar lantas ada peningkatan, ya.., mungkin kita lakukan lagi kembali (pembatasan)”. katanya [pattae.com/]*