Pemkab Polman Dianggap Tidak Serius Kelola Sampah, Adipura Gagal

Adipura Gagal

Sejumlah organisasi pemuda dan mahasiswa Polewali Mandar melakukan aksi unjuk rasa di di depan kantor Bupati Polewali Mandar, Jumat (11/6/2021). Mereka membentangkan spanduk bertuliskan  “Refleksi Perda tentang Pengelolaan Sampah, Adipura Gagal”.

Mengatasnamakan “Aliansi Mahasiswa Polman Bergerak” menilai Pemerintah Kabupaten Polman gagal dalam pengelolaan sampah di Polman.

Mereka juga menuding Pemkab Polman khususnya Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK). Tidak memiliki keseriusan dalam pengelolaan sampah. Hal itu dibuktikan dengan karena tidak adanya Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang sesuai  standard.

Apabila pemerintah abai dalam pengelolaan sampah. Mereka mengecam akan terus melakukan aksi protes apabila permasalahan sampah tidak segera teratasi.

Pada Pukul 11.00 WITA, massa aksi akhirnya ditemui Asisten II Setkab Polman Sukirman Saleh bersama Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Polman Hj Rahmin.  

Sukirman saat menemui massa aksi mengatakan, Penyebab menumpuknya sampah beberapa hari lalu adalah akibat diblokadenya TPA Binuang oleh masyarakat sekitar. Namun, sambungnya, saat ini hasil kesepakatan terakhir, TPA Binuang sudah dapat dibuka kembali.

“Hari ini Pemkab sudah mengirim surat kepada Pemprov terkait permintaan penghitungan indeks resiko dari keberadaan TPA Binuang, karena salah satu syarat untuk menutup TPA lama dan membuka lokasi baru adalah adanya perhitungan indeks resiko,” Ucap Sukirman Saleh.

Saat ini pemerintah telah mempersiapkan lokasi baru TPA pengganti TPA Binuang yang akan di tutup pada akhir tahun (Desember 2021).

“Pemkab akan mengupayakan lokasi TPA baru sesuai dengan ketentuan jauh dari pemukiman dan kajian dampak terhadap lingkungan,” tambahnya

Aliansi Mahasiswa Polman Bergerak merupakan gabungan organisasi dari Liga Mahasiswa Nasional Demokrasi (LMND), Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), Forum Aksi Mahasiswa Demokrasi (FAMD) dan Front Perjuangan Pemuda Indonesia (FPPI), dipimpin oleh Ijan (Koorlap) dengan agenda aksi terkait gagalnya pengelolaan sampah oleh Pemkab Polman.