Penanaman Kedelai Perdana Pemprov Sulbar, Dilakukan di Kabupaten Polman

Penanaman Kedelai oleh petani Desa Sumberjo
Penanaman Kedelai oleh petani Desa Sumberjo

Sulbar – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat melaksanakan kegiatan perdana dalam penanaman Kedelai berskala besar di daerah Sulbar, yang berlokasi di Desa Sumberjo Kecamatan Wonomulyo Kabupaten Polewali Mandar, Rabu 22/7/2020.

Penanaman Kedelai di daerah Sulbar tersebut, merupakan langkah pemerintah Provinsi dalam mendukung ketahanan pangan nasional khususnya di daerah Sulawesi Barat.

Selain itu, dengan diadakannya penanaman Kedelai di daerah Polewali Mandar, hingga panen nantinya, juga dapat mensejahterahkan para petani.

“Dengan adanya produksi kedelai bisa mengurangi impor dan bisa mensejahterakan rakyat”. Tutur Ali Baal Masdar selaku Gubernur Provinsi Sulawesi Barat saat menghadiri kegiatan penanaman kedelai perdana di Polman (22/7).

Dalam pengembangan tanaman Kedelai di daerah tersebut. Pemprov Sulbar membangun kerjasama dengan PT Multi Agro Gemilang Plantation (MAGP) Tbk yang diketahui bergerak di bidang perkebunan.

Pada penanaman perdananya, Pihak Pemprov Sulbar juga bekerja sama dengan pemerintah daerah Polewali Mandar menyediakan lahan seluas 500 Hektar sawah. Rencananya, penanaman kedelai di Polman, pihak investor membutuhkan 50 ribu hektar lahan.

Mengenai hal itu, Bupati Polman, Andi Ibrahim Masdar mengatakan, untuk daerah Polman, lahan seluas 50 ribu hektar belum tersedia. Jikalau pun dipaksakan, munurutnya hanya bisa mencapai 35 ribu hingga 40 ribu hektar saja.

“Jadi, harapannya investor ini 50 ribu hektar. Tapi, di Polman itu kan lahannya baru, yang bisa itu, paling tidak 35 sampai 40 ribu hektar lah. Itupun dipaksakan sampai di gunung-gunung kita. Paling efektifnya, Polman itu kalau kita panen 17 ribu hektar yang bisa kita setel,” Ucap Andi Ibrahim Masdar.

Untuk masalah lain, AIM juga sempat menyinggung soal bentuk kerja sama yang belum jelas. Ia menghawatirkan, hasil panen Kedelai para petani nantinya tak mendapatkan konsumen yang siap membeli.

Seharusnya, kata AIM, “Investornya untung, pemerintahnya untung dan petaninya harus lebih untung”.

Terkait hal itu, Gubernur Sulbar mengatakan, “Departemen pertanian yang akan menjadi pembeli jika sudah panen”. Mengenai masalah Memorandum of Understanding (MoU) atau kerjasama “Akan diselesaikan paling lama 3 hari kedepan”. Tambahnya

Selain dihadiri Gubernur Sulbar. Kegiatan penanaman perdana Kedelai, di Desa Sumberjo Wonomulyo Polman, juga hadir Ir. Suwandi selaku Direktur Jendral Tanaman Pangan, Direktur Jendral Prasarana dan Sarana Pertanian Sarwo Edhy. Kapolres Polman AKBP Ardi Sutriono, Komandan Kodim (Dandim)1402/Polmas Letkol Arhanud Hari Purnomo, wakil ketua DPRD Provinsi, Agus wakil ketua DPRD Polewali Mandar, Anggota dewan Komisi IV dan DPD Polman. [*]