Pencapaian Vaksinasi Covid-19 di Polewali Mandar, Terendah Se Sulbar

Pencapaian Vaksinasi
Proses Vaksinasi di SMAN 2 Polewali oleh BIN Sulbar

Vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Polewali Mandar, merupakan pencapaian vaksinasi paling rendah dibanding Kabupaten lain se Provinsi Sulawesi Barat.

Hal itu disampaikan Kepala Badan Intelijen Daerah Provinsi Sulawesi Barat Sudadi, saat mengunjungi proses vaksinasi yang dilaksanakan BIN Sulbar di Aula SMA Negeri 2 Polewali, Senin 8/11/2021.

“Kabupaten Polman masih terendah dari 6 Kabupaten pencapaian vaksinasi,” ungkapnya

Menurut Sudadi, pencapaian vaksinasi di Polman baru 30%. Dari angka tersebut, Polman berada di Posisi rendah untuk pelaksanaan pemberian herd immunity virus Corona.

Sehingga, pada pelaksanaan vaksinasi BIN Sulbar di 4 lokasi di Kabupaten Polewali Mandar. Sudadi optimis dapat mencapai 70 persen dengan menargetkan 2.000 Dosis Sinovac bagi para pelajar dan masyarakat.

Tidak hanya itu, pelaksanaan vaksinasi yang biasanya terpusat di satu tempat, dilakukan dengan cara mendatangi warga (door to door) bersama Pemkab Polman, Polres Polman dan TNI 1204/Polmas.

Hal itu dilakukan demi tercapainya percepatan Herd Immunity bagi masyarakat Polewali Mandar untuk meminimalisir penyebaran virus Covid-19.    

“Kegiatan vaksinasi pada siang hari ini (8/11). Kita lakukan door to door, berkolaborasi, bergerak bersama-sama dengan Polres, Pemerintah Daerah dan TNI,” kata Sudadi.

Sementara itu, Wakil Bupati Polewali Mandar, M Natsir Rahmat mengungkapkan, pendekatan secara humanis ke masyarakat untuk bisa ikut vaksinasi, perlu dilakukan untuk dapat mencapai target.

Karena itu, bersama BIN Sulbar, target vaksinasi Covid-19 untuk masyarakat Polewali Mandar diharapkan dapat kian meningkat dari pencapaian sebelumnya.

Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 yang dilaksanakan BIN Sulbar, digelar di 4 lokasi berbeda yakni; SMAN 2 Polewali. Kantor Desa Segerang Kecamatan Mapilli, Kantor Desa Baru Kecamatan Luyo dan Pondok Pesantren Syekh Hasan Yamani, Kecamatan Campalagian.[*]

Kontributor: Sulfa Raeni*