Pengunjung Wisata Rumede Anreapi, Terjebak Luapan Air Sungai

Wisata Rumede
Air Sungai Wisata Rumede Meluap

Puluhan pengunjung wisata Rumede di Desa Kunyi, Kecamatan Anreapi, Kabupaten Polewali Mandar (Polman) dievakuasi lantaran terjebak luapan air sungai, Minggu Sore sampai Malam (12/3/2023).

Salah satu korban yang dievakuasi Fahri Sandrya, mengaku sebelum kejadian sudah ada warga setempat yang menegur. Untuk segera menyebrang lantaran air sungai akan meluap.

“Sekitar pukul 3 sore sudah ada memang warga yang sampaikan awas ada banjir tiba-tiba, tapi kita masih asik-asiknya mandi setelah itu tiba-tiba banjir datang,” ungkap Fahri Sandrya sat ditemui di Warkop Klasik, Senin (13/3/2023).

Kendati Kemudian, sekitar jam 5 sore mereka meminta tolong ke sebelah agar dibentangkan tali katrol digunakan evakuasi 30 pengunjung yang terjebak luapan air sungai Rumede.

“Proses evakuasinya itu kan ada 30 orang, jadi dibutuhkan waktu sekitar 5-6 jam. Evakuasi selesai sampai jam 11 malam,” jelas Fahri.

Mirisnya, puluhan pengunjung yang dievakuasi diantaranya ada anak berumur 3 tahun yang ikut dievakuasi.

Terpisah, Pengelola Kawasan Wisata Alam Rumede, Fadlullah, sebelumnya sudah mengingatkan para pengunjung yang ada disebelah kawasan Rumede. Namun mereka masih keasikan.

“Sebelumnya kami sudah ingatkan waktu aliran sungai belum meluap. Untuk segera menyebrang sungai dan pulang,” ujar Fadlullah saat dihubungi via telepon, Senin (13/3/2023).

Lanjut, Pria yang akrab disapa Abe, itu menyebutkan saat itu hujan deras biasanya aliran sungai akan meluap menyebabkan banjir. Namun para pengunjung wisata tersebut malah mengabaikan peringatan tersebut.

Untuk itu, Ia dan warga sekitar memutuskan untuk mengevakuasi para pengunjung wisata. Mereka di evakuasi lewat tali katrol, tidak berjalan kaki menyebrang sungai khawatir hanyut.

Ia mengimbau agar para pengunjung wisata mematuhi aturan pengelolaan wisata dan himbauan ketika hujan turun.

Kawasan Wisata Alam Rumede, ialah lokasi yang saat ini terkenal di Polman untuk kamping.

Terdapat aliran sungai Kunyi di lokasi, titik pengunjung mendirikan tenda kamping berada di sisi kiri dan kanan sungai.[*]