Penyedia Jasa Penyebrangan, Kesempatan Raih Pundi-Pundi Rupiah

Penyedia jasa penyebrangan bagi wisatawan luar maupun lokal, kini menjadi profesi yang menjanjikan untuk kumpulkan pundi-pundi Rupiah. Profesi tersebut menyediakan jasa angkutan menuju tiga lokasi destinasi wisata laut di Kecamatan Binuang, Kabupaten Polewali Mandar.

Umar, salah satu penyedia jasa angkutan laut dengan arah tujuan menuju tiga destinasi tesebut, mengaku setiap hari mangkal di tepi dermaga dekat rumahnya. Hal tersebut dilakukan untuk menunggu pengunjung yang datang meminta jasa penyebrangan. 

Dengan modal kapal kecil, Umar memasang tarif jasa angkutan laut yang berbeda-beda. Bagi masyarakat atau pengunjung yang ingin menyebrang ke Pulau Battoa dan Pulau To Salama dikenakan biaya Rp.5.000 perorang. Sedangkan Tujuan wisata pasir putih sebesar Rp.170.000 pulang-pergi.

Sementara itu ia mengaku kurang pengunjung saat hari kantor, beda dengan hari libur yang biasanya banyak wisatawan yang ingin berkunjung diantara tiga pulau tersebut. “Biasa banyak penumpang, sabtu minggu banyak penumpang, kalau hari hari lain jarang ada penumpang” Ungkap Umar. Minggu (10/11/2019).

Penyedia jasa penyebrangan tersebut juga menjelaskan pendapatan mereka tidak menentu. Tergantung banyaknya pengunjung yang membutuhkan jasanya. “Tergantung penumpang kalau banyak penumpang ya banyak lagi. Kalau hari ini ada lima ratus perhari, Sabtu-Minggu biasa dapat” Jelasnya.

“biasa juga tidak ada kalau bukan hari Minggu. Biasa lima puluh ribu, biasa seratus ribu kalau bukan hari minggu” tambahnya.

Sedangkan jarak tempuh penyebrangan tidak membutuhkan waktu yang lama untuk sampai di tempat tujuan. “Sebentar ji, tidak sampai lima menit sampai mi” Tutupnya.

Sementara itu, pengunjung yang ditemui dilokasi tersebut mengaku sangat Menikmati keindahan laut saat diatas kapal. Mereka juga merasa tidak terlalu keberatan dengan biaya penyebrangan yang dipasang si-penyedia jasa angkutan laut tersebut.

“Ya lumayansih sebenarnya karena tidak mahal mahal begitu, sekitar Seratus tujuh puluh ribu” Ungkap ibu Hasnur.

“Kan kesana toh, ya kita mi yang tinggal disana, terus kapalnya balik lagi kesini cari lagi penumpang. Jadi tinggal ditelfon untuk jemput” Tutupnya. [pattae.com] 

Penulis: Adzham*
Editor: Irwan Jel*

Tags
Back to top button
Close
Close