Peringati Hari Donor Darah Sedunia UDD PMI Polman Konvoi Bagikan 1000 Masker

Aksi UDD PMI Polman Bagi-bagi masker peringati hari donor darah sedunia
Aksi UDD PMI Polman Bagi-bagi masker peringati hari donor darah sedunia

POLEWALI MANDAR — Dalam rangka memperingati hari donor darah sedunia (World Blood Donor Day) yang jatuh pada Minggu, 14 Juni 2020, Unit Donor Darah PMI Polman gelar aksi konvoi bagi-bagi masker dengan tema “1000 masker untuk sesama”.

Kordinator Kegiatan Mubarak (36) mengatakan, kegiatan itu merupakan kegiatan hari ke-2 yang dilakukan unit transfusi darah PMI Kabupaten Polman yang sebelumnya telah melakukan kegiatan berbagi sembako bagi masyarakat kurang mampu.

“Jadi untuk tahun ini dalam memperingati hari donor darah sedunia UTD Kabupaten Polman kemarin tepat hari sabtu tanggal 13. Sebenarnya sudah kita mulai kegiatan yaitu kegiatan bagi sembako kepada masyarakat yang kurang mampu. Hari ke-2 ini kegiatannya yaitu bagi-bagi masker,”jelasnya.

Ia juga mengatakan bahwa kegiatan konvoi berbagi 1000 masker untuk sesama akan menyisir 4 titik sasaran keramaian.

“Jadi hari ini kegiatan bagi-bagi masker kita star di polewali jam 7:30, dan Insya Allah rencana kita akan melanjutkan ke 4 titik sasaran keramaian, yaitu di Kecamatan Mapilli, Kecamatan Campalagian, Kecamatan Balanipa dan terakhir di Kecamatan Tinambung,”tambahnya.

Kegiatan ini merupakan bentuk apresiasi kepada para pendonor darah sukarela atas hadiah darah yang menyelamatkan banyak jiwa.

Sementara itu, Kepala UTD PMI Kabupaten Polman, Dr.Emi (36) saat dijumpai menyatakan bahwa ketersedian darah selama masa pendemik saat ini sangat kurang.

“Persedian darah pada saat ini sangat kurang dikarenakan pandemik covid-19. Ini karena pendonor disarankan tetap di rumah. Sementara kebutuhan darah itu terus ada, tapi alhamdulillah semuanya bisa tertangani”.ungkapnya.

Emi berharap kedepannya UTD Kabupaten Polman akan lebih mampu menyediakan darah yang aman dan berkualitas pada masyarakat.

“Jadi darah itu tidak hanya didapatkan tetapi darah itu harus aman baik kepada pendonor, petugas, pasien dan harus juga berkualitas sesuai dengan prosedur,”tutupnya. [pattae.com*]

Kontributor: Nurwasila*
Editor: hmd*