Pertemuan di Aula Desa Batetangnga, Mencari Solusi Kenakalan Remaja. Ini Hasilnya!

Kegiatan Pertemuan sejumlah tokoh masyarakat, lembaga mahasiswa, dan pemerintah desa Batetangnga, membahas tindak lanjut dialog publik mengenai kenakalan remaja Minggu 9/7/2017 (Foto: Casper)

PATTAE.com | Batetangnga- Guna membahas sejumlah problematika yang terjadi, para tokoh masyarakat, lembaga mahasiswa, dan pemerintah desa, serta perwakilan kepolisian dari Bhabinkamtibmas duduk bersama di Aula kantor desa Batetangnga, Kecamatan Binuang, Polewali Mandar Minggu 9 Juli 2017.

Pertemuan sejumlah tokoh masyarakat ini di inisiasi oleh lembanga Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM), dalam hal menindak lanjuti hasil kegiatan Dialok Publik Batetangnga yang di adakan Kerukunan Keluarga Pelajar Mahasiswa Batetangnga (KKPMB) bulan Juni (26/06) kemarin.

Baca juga: Inilah Beberapa Usulan dan Tanggapan Muncul Pada Dialog Publik Batetangnga

Pembahasan dalam pertemuan hari ini Senin (09/07) mengangkat beberapa pokok persoalan yang terjadi di desa Batetangnga khusunya persoalan yang terjadi dikalangan pemuda berupa kenakalan remaja, kurangnya kegiatan kepemudaan, dan tindak kriminal di Batetangnga yang kian meningkat.

Kapala Kantor Wilayah Kementrian Agama (KaKanwil) Provinsi Sulawesi Barat, H. Muhdin Bedong, dan Kapala Kantor Departemen Agama (Kandepag) Kabupaten Majene, H. Adnan Nota, hadir sebagai narasumber dalam pertemuan tersebut.

Peremuan Membahas tindak lanjut membahas kenakalan remaja di desa Batetangnga, terlihat H. Adnan Nota, H. Muhdin Bedong, dan BHABINKAMTIBMAS Batetangnga Minggu 9/7/2017 (Foto: Casper)

Menurut, Muhdin Bedong, dalam pertemuan tersebut mengatakan masyarakat Batetangnga telah bergeser dari budaya dan kebiasaan masyarakat terdahulu.

Problematika yang terjadi di Batetangnga, Adnan Nota, menegaskan bahwa kampung Batetangnga kini dalam keadaan kritis mulai dari kalangan orang tua, maupun kalangan pemuda/reja, untuk itu, lanjutnya, perlu adanya penanganan khusus, dan pihak pemerintah desa serta masyarakat, duduk bersama dalam menyelesaikan persoalan yang kian marak terjadi belakangan ini.

Pertemuan para tokoh dan pemerintah desa yang berlangsung selama tiga jam lebih ini, akhirnya menghasil kesepakatan bersama. Untuk kalangan pemuda/remaja, akan diberlakukan jam malam begadang mulai pukul 23:00 wita, dan setiap malamnya diadakan ronda.

Agar kesepakatan ini berjalan efektif, dan diketahui seluruh masyarakat. pemerintah desa akan melakukan roadshow sebagai agenda sosialisasi ke tiap-tiap dusun, dan menyebar informasi di tiap masjid yang ada di desa Batetangnga.

Sebelum pertemuan usai pada pukul 12:00 wita, beberapa kesepakatan yang dihasilkan para tokoh, pemerintah desa, serta lembaga mahasiswa yang ada di desa Batetangnga, bersepakat dalam waktu dekat akan membentuk kepanitiaan khusus untuk menindak lanjuti hasil pertemuan tersebut.(*/)