PKL Kesal Digusur Petugas, Satpol PP: Itu Zona Adipura

PKL
Area Masjid Syuhada tempak PKL Berjualan

Pedagang kaki lima (PKL) yang berlokasi di depan Masjid Syuhada Polewali kesal dan tak terima di pindahkan dari lokasi dagangannya.  

Kekesalan itu muncul saat sebagian PKL di larang untuk berjualan di depan Masjid Syuhada oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). Namun sebagian lainnya di perbolehkan.

“Jum’at menjelang sore hari saya pun berkemas memindahkan gerobak saya. Namun yang buat saya kesal ternyata ada yang di kecualikan, masih ada yang tidak di pindahkan,” ungkap Andi Hikmah salah satu PKL depan Masjid Syuhada kepada pattae.com, Senin (15/8/2022).

Penggusuran PKL tak dapat ia terima lantaran belum mendapat penjelasan yang jelas dari Satopol PP yang bertugas mengosongkan area tersebut.

“Kita juga kaget tiba-tiba kami mendapat surat dari Satpol PP kita mau digusur dan area ini harus dikosongkan. Namun kami belum menerima alasan yang jelas, informasi yang beredar katanya karena alasan Adipura,” ungkap Hikmah kesal.

Lanjutnya, pelarangan itu merugikan dirinya sebagai pelaku usaha kecil. Karena tempat tersebut menjadi satu-satunya lokasi ia berdagang.

Ibu tiga anak itu mengaku sudah tiga hari tidak jualan dan di gusur tanpa ada tempat relokasi yang di tunjukkan, sementara penghasilan saat berjualan itu Rp.250 per hari. Hikmah berharap, Pemerintah Polman tidak mematikan pelaku usaha kecil yang hidup dari hasil jualan.

Menyangkut hal itu Kasatpol PP, Arifin Halim menjelaskan, penertiban PKL yang di lakukan anggotanya sudah sesuai aturan. Yaitu, berdasarkan Perda nomor 1 tahun 2010 tentang ketentraman dan ketertiban umum.

Selain itu, lokasi tempat para PKL berjualan, kata Arifin, merupakan zona Adipura Polman. Apalagi menjelang HUT RI tentu nilai estetika harus di tingkatkan.

“Kami juga sudah menemukan solusi bagi para pedagang dengan menempatkan di bagian belakang dan sudah ada yang berjualan. Sebagian sudah menerima namun ada juga yang belum,” jelas Kasatpol PP Polman Arifin Halim.

Sementara beberapa box penjualan yang belum di pindahkan, ia mengatakan akan segera di pindahkan ke belakang Masjid.[*]