Puluhan Pelajar Polewali Mandar Ikut Bedah Film Hichki

Pelajar Polman melakukan Bedah Film Hichki di Aula SMAN 2 Polewali, Sabtu 4/5/2019.
Pelajar Polman melakukan Bedah Film Hichki di Aula SMAN 2 Polewali, Sabtu 4/5/2019.

Puluhan pelajar dari berbagai sekolah di Polewali Mandar ikut dalam kegiatan bedah film Hichki. Kegiatan yang diselenggarakan KKN-PPL  Angkatan XVIII Universitas Negeri Makassar berpusat di Aula SMAN 2 Polewali, Sabtu 4 Mei 2019 kemarin.

Peserta terdiri dari siswa yang merupakan perwakilan dari sepuluh sekolah yang diundang seperti SMAN 1 Polewali, SMAN 3 Polewali, SMAN 4 Polewali. SMKN 1 Polewali, SMK DDI Polewali, SMK Ma’arif Khusnul Khotimah, SMA YPPP Wonomulyo, MAN 1 Wonomulyo, sekolah Bina Generasi.

Kegiatan ini merupakan rangkain dari peringatan hari pendidikan Nasional yang jatuh pada 2 Mei kemarin. Namun, baru kemarin (4/5) diisi dengan kegiatan bedah film yang berjudul Hichki.

“Kegiatan ini dilakukan untuk memperingati hari pendidikan Nasional. Hanya saja, kegiatan ini tidak sempat dilakukan tepat pada hari pendidikan nasional, karena bertabrakan dengan agenda yang diselenggarakan pemerintah”. Ujar Hasrul selaku koordinator sekolah SMAN 2 Polewali.

Film Hollywood “Hichki” yang mereka bedah, merupakan karya Siddharth Malhotra, yang diketahui dirilis di Indonesia pada 23 Maret 2018 tahun lalu. Film yang dibintangi Aktris cantik Rani Mukerji ini, menceritakan tentang dunia pendidikan dan kehidupan seorang guru.

Proses beda film yang mereka lakukan dengan terlebih dahulu nonton bersama setelah itu, kemudian dilakukan bedah film. Mujahidin Musa dan Karmila Bakri menjadi pemantik dalam kegiatan bedah film tersebut.

Nur Amelia Gaffar siswa kelas VIII IPA SMAN 2 Polewali, mengomentari film yang berdurasi 140 menit itu. Pada kesempatannya, ia mengatakan, termotivasi setelah menonton alur cerita pada film “Hichki” tersebut.

“Perasaan senang sedih dan tentunya termotifasi saat nonton film ini karena di film ini kita belajar jangan mendiskriminasi siswa. Hanya karena kenakalan mereka atau penyakit mereka. Belum tentu siswa yang nakal itu tidak bisa.” Ungkapnya

Menurut Karmila Bakri selaku pembedah film dalam kegiatan tersebut, melihat pendidikan hari ini, dari segi lembaga formal masih perlu direfleksi dengan melihat fakta sosial. (pattae.comEchi)*

Wisata Alam Batetangnga Limbong Lopi
Yakin Betah! 5 Wisata Alam Batetangnga Siap Dikunjungi