Puluhan Rumah di Polewali Rusak Dihantam Angin Kencang Disertai Hujan Deras

Angin Kencang
Salah satu rumah warga Polewali Rusak pasca dihantam angin kencang

Hujan deras disertai angin kencang mengakibatkan puluhan rumah yang ada di wilayah Kabupaten Polewali Mandar (Polman) mengalami kerusakan, Jumat Sore (16/12/2022).

Berdasarkan pantauan dilapangan, Kerusakan yang terjadi pada rumah warga akibat angin kencang dominan pada bagian atap rumah.

Camat Polewali Syarifuddin Wahab, menyampaikan, hingga Pukul 21:02 wita. Laporan sementara, 31 rumah terkena dampak akibat hujan deras beserta angin kencang di Kecamatan Polewali. Belum termasuk kecamatan lain.

  1. Kelurahan Polewali sebanyak Rumah yang kena Dampak sebanyak 11 Rumah dan.1 Rumah Ibadah ( Mesjid). Lingkungan Ujung 9 Rumah dan Lingkungan Tanro Barat 2 Rumah.
  2. Kelurahan Lantora sebanyak 4 Rumah terdapat di Linkungan Lantora Utara
  3. Kelurahan Wattang 9 Rumah di Lingk. Botto
  4. Kelurahan Takatidung 5 Rumah dan 2 Rumah. Ibadah (Mesjid). Lingk. Alli-Alli 4 rumah dan Lingkungan Galung Latea 1 Rumah.

Salah satu warga Kelurahan Lantora Basri, yang mengalami kerusakan pada atap rumahnya, mengatakan, saat kejadian, keluarganya sedang berada dalam rumah. Sebab, angin kencang terjadi cukup lama seluruh anggota keluarga kemudian berlari keluar rumah untuk mencari tempat lebih aman.

“Panik pak, saat angin kencang ada suara gemuruh, keluarga di dalam rumah pada panik atap rumah rusak terbang di bawa angin, bangunan samping juga beterbangan,” ungkap Basri.

“Kalau di wilayah sini ada sekitar tiga rumah yang rusak. Dua rumah itu lumayan parah, di wilayah lain itu juga ada beberapa,” tambahnya.

Selain menyebabkan rumah rusak, aliran listri di wilayah tersebut juga sempat padam. Petugas PLN setempat langsung melakukan perbaikan kabel listrik yang terkena atap rumah.

Sementara itu, data kerusakan lainnya, kata Kepala BPBD Polman Andi Afandi Rahman, pihaknya akan melanjutkan assesment besok.

“Sementara assessment di hentikan, Insya ALLAH lanjut besok. Kami tetap data bangunan yang terdampak. Tapi sesuai Perbup yang ada. Hanya rumah/pemukiman yang di beri bantuan oleh Pemkab. Kalau, sudah di assesment masuk kategori terdampak ringan, sedang, maupun berat,” Terang Andi Afandi, Via WahatsApp.[*]