Puskesmas Anreapi Membuat Tempat Duduk Berbahan Dasar Sampah Plastik

Puskesmas Anreapi Melaksanakan Sosialisasi dan Pelatihan Daur Ulang Sampah
Puskesmas Anreapi Melaksanakan Sosialisasi dan Pelatihan Daur Ulang Sampah. Photo: Fikri

Puskesmas Anreapi mengadakan sosialisasi dan pelatihan daur ulang sampah yang berlangsung di Gudung lantai II Puskesmas Anreapi, Polewali Mandar, Sabtu (30/03/2019).

Dalam kegiatan tersebut, mengundang pihak SMPN Anreapi sebagai mentor dalam mendaur ulang sampah plastik menjadi hal yang berguna.

Tujuan utama pihak penyelenggara kegiatan, menjadikan lingkungan lebih bersih, sehat dan mencegah penyakit yang di sebabkan dari genangan air pada sampah plastik.

Untuk itu, DR Indrawati Rahim yang juga selaku Kepala Unit Pelaksana Tugas Dinas (UPTD) Puskesmas Anreapi ini. Mendorong anggotanya tuk belajar bagaimana cara mengolah sampah, yang tadinya tidak berguna menjadi bernilai ekonomis.  

Setelah memahami tata cara daur ulang sampah dari pelatihan tersebut, tambah DR Indrawati Rahim. Pihak Puskesmas Anreapi akan terjun langsung ke masyarakat memberikan pelatihan bagaimana mendaur ulang sampah.  

“Setelah pintar (mendaur ulang sampah), kemudian dinas kesehatan yang nantinya turun langsung ke masyarakat”. Ungkapnya

Petugas Puskesmas Anreapi selain sebagai penyelenggara, mereka juga menjadi peserta dalam kegiatan sosialisasi dan pelatihan daur ulang sampah tersebut. Bahan utama yang digunakan dalam pelatihan itu, berupa sampah plastik dari botol minuman.

Ratusan Botol minuman yang telah dikumpulkan pihak penyelenggara, kemudian di daur ulang menjadi tempat duduk (sofa).

“Mengubah sampah menjadi kursi dengan harapan masyarakat di Kecematan Anreapi dan petugas kesehatanya bisa pintar mendaur ulang sampah”. Katanya

Puskesmas Anreapi Melaksanakan Sosialisasi dan Pelatihan Daur Ulang Sampah. Photo Fikri
Puskesmas Anreapi Melaksanakan Sosialisasi dan Pelatihan Daur Ulang Sampah. Photo Fikri

Dengan seperti itu, sambung DR Indrawati Rahim, lingkungan bisa menjadi bersih dari sampah plastik seperti botol dan lain-lain.

“Keuntungan banyak, teruma lingkungan menjadi bisa lebih bersih. Kemudian program `inovasinya kami (Puskesmas Anreapi), tahu adanya Bank Sampah Anreapi jago”. Sambungnya

“Jadi harapan kami adanya Bank sampah dan pengelolahan daur ulang sampah seperti ini, masyarakat bisa mengolah dan otomatis lingkungan bersih, sehat dan indah”. Tutupnya.

Peserta dalam pelatihan daur ulang sampah tersebut selain diikuti para petugas Puskesmas Anreapi, juga di ikuti para siswa SMPN Anreapi.  

“Mengajak para siswa bagaimana dunia bisa memanfaatkan limba yang tadinya tidak berguna menjadi berguna. Tutur Muhammad Nasrullah.

Selain itu tambah Muhammad Nasrullah, yang juga sebagai Mentor dalam pelatihan daur sampah tersebutmengatakan,dengan pemanfaatan sampah “Lingkungan lebih bersih dan sehat. serta bagaimana siswa bisa jadi kreatif”. (pattae.comAmran).