Putus Rantai Penularan COVID-19, Bupati Polman Ikut Swab Massal

Swab Massal
Bupati Polman ikut Swab Massal guna memutus mata rantai penularan Covid-19 klaster Kantor Daerah Polewali Mandar

Swab Massal dilakukan kepada sejumlah (Aparatur Sipil Negara) lingkup Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar. Mulai pejabat Eselon II, III, dan semua Camat, serta Sopir para pejabat daerah Polewali Mandar di Swab massal. Tak hanya itu, Bupati Polewali Mandar dan Wakil Bupati Polman dan Sekretaris Daerah (Sekda) ikut di Swab tes di halaman depan ruang pola Kantor Daerah Polman, Rabu (13/1/2021).

Bupati Polewali Mandar Andi Ibrahim Masdar mengatakan, swab massal yang dilakukan hari ini akibat meningkatnya Covid-19 di Polewali Mandar. Kepala Dinas beserta istri terpapar Covid-19 di ruang lingkup pemerintahan sehingga hari ini dilakukan swab massal.

“Jadi kita laksanakan hari ini termasuk sopir-sopir semua kita swab semua, untuk menjaga-jaga supaya jangan lagi ada yang berlanjut di cluster kantoran,” Kata Andi Ibrahim Masdar.

Ia juga menyampaikan, saat ini ada delapan Kepala Dinas di Kabupaten Polewali Mandar yang terpapar covid-19 yang menurutnya dari cluster hajatan-hajatan di masyarakat.

“Saya curiganya ini karena banyaknya pernikahan-pernikahan, acara-acara yang terbuka tidak mematuhi protokol kesehatan,” Ucap AIM.

Sehingga harus ada kerja sama antara Pemkab dan Polri-TNI agar tidak mengeluarkan izin keramaian sehingga tidak memunculkan cluster baru.

Sementara itu, Jubir Satgas Covid-19 Polman H. Haedar mengatakan, Tes Swab Seluruh Pejabat Lingkup Polman ini dilakukan untuk mengetahui siapa-siapa lagi yang terpapar Covid di klaster kantoran. Adapun tes Swab yang dilakukan ini adalah PCR dan hasilnya akan kita ketahui 5-6 hari kedepan. Karena dikirim ke Balai Laboratorium Kesehatan ( BLK) Makassar.

Sekitar 64 Pejabat lingkup Polman termasuk supirnya di Swab untuk dikirim ke Makassar. Bagi pejabat yang telah diswab ketika ia bergejala maka disarankan isolasi mandiri sambil menunggu hasilnya. Untuk yang tidak bergejala diharapkan tetap patuh pada Prokes Covid-19.