Rektor IAI DDI Polman Kirim Bantuan ke Lokasi Bencana Alam di Masamba

Rektor IAI DDI Polman
Rektor IAI DDI Polman lepas bantuan ke Masamba

POLMAN – Rektor IAI DDI Polman melepas relawan penyalur bantuan ke korban banjir bandang Masamba Luwu Utara, Jumat 24/7/2010 di Pelataran Kampus IAI DDI Polman.

Relawan yang terdiri dari pihak lembaga Institut Agama Islam (IAI) DDI Polman, beserta mahasiswa yang merupakan perwakilan dari masing- masing organisasi intra kampus.

Anwar sewang selaku Rektor IAI DDI Polman mengapresiasi kegiatan mahasiswanya yang aktif dalam gerakan kemanusiaan. Ia menganggap, keaktivan mahasiswa nya tersebut, dalam membantu sesame. Bisa terwujud dalam kehidupan sehari-hari sebagai mahasiswa yang peka terhadap kehidupan sosial.

 “Hal seperti ini bisa di laksanakan di wujudkan dalam kehidupan sehari-hari sebagai usaha sosial mahasiswa dan pengabdian kepada masyarakat”. Tuturnya

Pemberangkatan penyaluran bantuan dari daerah Polewali Mandar terbagi beberapa kelompok. Ada dari Polres Polman, dan KODIM 1402 Polmas. IAI DDI Polman sendiri bersama MAN 1 Lampa.

“Bahasa yang saya bisa bilang bahwa tman-teman luar biasa karena bisa bersinergi dengan satuan kepolisian dan kodim.Bukan soal pisah-pisah, tapi insya Allah kami ketemu dilokasi. Karena tadi sore pelepasan kami jg sama mereka.” Tutur Ahmad Azis

Lanjutnya Kabag Kemahasiswaan IAI DDI Polman itu mengatakan, tak dapat mengakomodasi banyaknya bantuan yang akan disalurkan, sehingga pihaknya meminta bantuan ke pihak Polri dan TNI bersama-sama menyalurkan bantuan tersebut.

“Karna donasi yang terkumpul oleh teman-teman mahasiswa sangat banyak. Jadi tidak bisa  dibawa semua. Sehingga harus bersinergi dengan Kodim dan Polres dan MAN 1 Lampa,” tambahnya

Mengenai penyaluran bantuan nantinya, secara tehnis, pihak IAI DDI Polman akan menyesuaikan kondisi lokasi musibah yang ada di Luwu Utara.

“Rencana teknis penyaluran ada 2 cara, langsung diserahkan kepada yang bersangkutan  ditempat musibah, dan ada yg dititip di posko relawan. Tinggal kita lihat teknisnya saja besok. Mana yang lebih efektif,” lanjut Ahmad Azis.[*]