Rektor UNM dan Bupati Polman Bertemu, Polemik Penolakan KKN Dianggap Cle

Polemik Penolakan KKN
Rektor UNM Prof Husain Syam bertemu Bupati Polman Andi Ibrahim Masdar, Jumat (30/7/2021)

Terkait kisruh surat penundaan Bupati Polewali Mandar yang dianggap sebagai bentuk penolakan atas program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Negeri Makassar (UNM), kini mendapat titik terang.  

Polemik yang banyak diperbincangkan itu dianggap selesai, setelah Rektor UNM Prof Husain Syam turun, didampingi Wakil Rektor 1 UNM Prof Hasnawi, Ketua Satgas KKN, Arifin Manggau dan Kepala Humas UNM Burhanuddin, menemui langsung Bupati Polman, Andi Ibrahim Masdar, Jumat (30/7/2021).

“Pak Bupati saudara saya, jadi ada polemik yang berkembang di luar itu tentang KKN yang ditunda. Sebenarnya ternyata beliau tidak seperti itu maksudnya,” ujar Prof Husain Syam (PHS).

Rektor UNM dua periode itu juga menegaskan, polemik penolakan KKN UNM, tidak ada kaitannya dengan politik 2024. Dimana diketahui, PHS dan AIM digadang-gadang akan sama-sama maju pada Pilgub 2024 mendatang.

Menanggapi hal itu, Guru besar bidang pertanian tersebut berharap, untuk tidak mempolitisir persoalan ini. Penolakan KKN UNM, kata PHS, tak lain hanyalah persoalan miskomunikasi saja, dan itu telah selesai, ungkapnya.

“Bingkainya ini cuma silaturahmi saja. Kita perlihatkan kepada masyarakat bahwa sudah tidak ada masalah, sudah clear,” pungkasnya

Senada dengan Prof Husain Syam, Bupati Polewali Mandar menganggap polemik penolakan KKN ini, hanyalah kesalahpahaman dan kurangnya koordinasi antara satgas KKN dengan pihak Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar. Bukanlah intrik politik seperti yang tengah ramai diperbincangkan di Media Sosial.

“Pak PHS ini kakak saya, beliau adalah pendukung saya, waktu saya mencalonkan sebagai Bupati Polewali Mandar,” katanya.

Mengenai nasib mahasiswa KKN yang sempat tertunda, pihak pemerintah kabupaten Polman dan Satgas KKN UNM masing-masing akan memberikan solusi untuk tetap melanjutkan program KKN.

AIM berharap agar kegiatan KKN mahasiswa, tetap berjalan dengan mencari pola-pola baru, menyesuaikan kondisi pandemi covid-19 saat ini.

Persoalan KKN, AIM menyerahkan sepenuhnya kepada satgas Covid-19 untuk dicarikan solusi dengan mempertimbangkan kondisi pandemi Covid-19 di Polewali Mandar yang masih belum terkendali.(*)