Rusli Arafah Kandidat Calon Ketum KPM-PM, Berikut Visi-Misinya

Rusli Arafah
Rusli Arafah

Pelaksanaan Musayawarah Besar (Mubes) Kesatuan Pelajar Mahasiswa Polewali Mandar (KPM-PM) dalam waktu dekat segera dilaksanakan. Salah satu kegiatannya adalah pemilihan Ketua Umum (Ketum) KPM-PM.

Beberapa Bakal Calon (Balon) pun mulai bermunculan, mendeklarasikan diri siap bertarung pada pemilihan ketua Organisasi Daerah (Organda) tersebut. Salah satunya adalah Rusli Arafah, salah satu mahasiswa asal Binuang, Kabupaten Polewali Mandar.

Rusli Arafah menjadi salah satu kandidat Balon Ketua Umum KPM-PM mengaku siap maju dengan membawa visi “Mewujudkan KPM-PM sebagai Center of Excellence Gagasan”.

Bermodal dengan pengalaman organisasi yang ia miliki, baik extra maupun intra KPM-PM, mahasiswa Jurusan Arsitek di Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar tersebut mengaku akan siap berkompetisi secara fair dan demokratis sesuai mekanisme yang telah ditetapkan.

Rusli diketahui merupakan fungsionaris KPM-PM BKPT Unismuh dan sebagai Dewan Penasehat di KPM-PM Cabang Binuang.  

Jika terpilih sebagai Ketum KPM-PM nantinya, pemuda yang akrab disapa Owi, itu, menginginkan KPM-PM kedepannya menjadi wadah pengembangan sumber daya manusia. Selain itu juga menjadi KPM-PM sebagai lumbung kader yang unggul dan profesional pada bidangnya.

Visi Misi Rusli Arafah Sebagai Balon KPM-PM

Sebagai Bakal Calon Ketum KPM-PM Rusli Arafah telah merumuskan target jangka panjang (Visi) dan jangka pendek (Misi) untuk dijalankan nantinya bila terpilih sebagai Ketum KPM-PM.

Adapun visi yang akan diusung yakni. “Mewujudkan KPM-PM Sebagai pusat keunggulan gagasan dan responsif terhadap isu-isu kebangsaan, kedaerahan, Agama, Sosial dan Budaya.”

Sementara itu, misi yang telah dirumuskan terdiri dari 4 poin penting sebagai langkah strategis dalam mewujudkan visi yang telah ia usung. Misinya adalah:

  1. Membangun internal organisasi yang berintegritas dan profesional tanpa menyampingkan semangat kekeluargaan.
  2. Massifikasi perkaderan formal dan non-formal sebagai rahim peradaban.
  3. mengoptimalkan kontrol terhadap setiap jenjang kepemimpinan agar mampu sinergi dalam mewujudkan  KPM-PM sebagai Center of excellence gagasan.
  4. Memaksimalkan pengawasan partisipan terhadap sparring partner (pemerintah  daerah).

“Saya sadar betul diusia 53 Tahun KPM-PM. Sudah saatnya menjadi lembaga yang mampu berikan gagasan solutif setiap polemik yang ada di daerah. Olehnya itu, dengan visi dan misi yang saya usung. Kiranya dapat menjadi langkah-langkah strategis  kedepan untuk organisasi,” tegas Rusli Arafah, dalam rilisnya. Rabu (11/5/2022).

Terakhir, Ia juga ingin konferensi yang akan berlangsung pada bulan Juni mendatang, dapat menjadi ruang bagi seluruh kader beradu gagasan untuk membawa KPM-PM Kearah yang lebih baik lagi.

“Saya mengajak kepada seluruh jenjang kepemimpinan di KPM-PM mampu sinergi dan kolaboratif dalam membangun internal organisasi yang lebih baik,” tuturnya

Untuk pelaksanaan Musayawarah Besar Kesatuan Pelajar Mahasiswa Polewali Mandar, rencananya akan dilaksanakan pada, tanggal 16-19 Juni 2021 mendatang.[*]