Sebanyak 40 BUMDes di Polman Ikuti Workshop Pengelolaan Keuangan

Pengeloaan Keuangan BUMDes
Workshop Pengeloaan Keuangan bagi pengurus BUMDes di Gedung PKK Polewali, Selasa 22/2/2022.

Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Polewali Mandar. Menggelar workshop pengelolaan laporan keuangan kepada sejumlah pengurus Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) se-Kabupaten Polman, di Gedung PKK Polewali, Selasa (22/2/2022).   

Ada 40 BUMDes se Kabupaten Polewali Mandar (Polman) beserta pemerintah desa terkait. Mengikuti pelatihan yang difasilitasi oleh Badan Pengawas Keuangan Pembangunan (BPKP) Provinsi Sulawesi Barat.

Pejabat fungsional penggerak masyarakat Dinas PMD Polman Yusdianto Syahrir, mengatakan, pengurus Bumdes, diberi pemahaman tatacara pengelolaan dana. Agar, betul-betul digunakan sesuai potensi masing-masing Desa.

“Ada 40 desa yang kamu undang termasuk Kepala desa dan satu orang pengurusnya. Supaya, sistem pelaporan keuangan Bumdes kedepan, betul-betul terintegrasi dengan aplikasi pelaporan,” ujarnya.

Untuk itu, lanjut Yusdianto, menyampaikan, workshop atau pelatihan yang berlangsung selama 2 hari, dapat di ikuti  dengan baik. Sebab, sangat penting bagi kemajuan BUMDes, khususnya dalam pengelolaan keuangan.    

Mengapresiasi Dinas PMD dalam melaksanakan workshop pengelolaan keuangan melibatkan para pengurus BUMDes dan Pemerintah Desa. Tim Bintek dari Provinsi Sulawesi Barat Safira, menyampaikan,  Kabupaten Polman, merupakan salah satu daerah di Sulawesi Barat, dengan jumlah BUMDes terbanyak.

Dengan demikian, sangat krusial bagi pengurus BUMDes, untuk mengetahui soal bagaimana pengelolaan dana dengan baik.  

Terkait pengelolaan dana BUMDes, Safira, menegaskan, harus dilakukan dengan penuh pertanggungjawaban, dalam bentuk laporan. Ia juga mengingatkan, untuk tidak melakukan tindakan curang dalam menjalankan usaha desa.

“Penyertaan modal dari Pemdes itu harus dipertanggung jawabkan. Jangan sampai ada oknum yang bermain curang dalam menjalankan usaha desa. Sedangkan, BUMDes sendiri, tujuannya memajukan ekonomi Desa dan mensejahterakan masyarakat desa,” imbuhnya.

Sementara itu, salah satu pengurus BUMDes asal Desa Batetangnga, Yusriadi, mengaku sangat terbantu dengan adanya kegiatan workshop pengelolaan keuangan BUMDes tersebut.

Sebagai pengurus BUMDes, Yusri, mengungkapkan, Pemahaman terkait pengelolaan keuangan, sangat penting untuk diketahui, dan diaplikasikan.

“Sangat penting untuk dipahami karena berkaitan dengan uang, berbicara tentang keuntungan. Jadi, setiap materi yang disampaikan, bisa kita serap dan kita terapkan nantinya,” tuturnya.[*]