Sejumlah Anggota DPRD Polman 2014/2019 Diperiksa KPK

Hari kedua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa sejumlah Anggota DPRD periode 2014-2019 terkait Pembahasan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Pemkab Polman Tahun 2016-2017.

Pemeriksaan sejumlah anggota DPRD Polman dikakukan dengan penjagaan ketat dan tertutup yang dilaksanakan di Aula Rupattama Mapolres Polman, Selasa (17/11/2020).

Sesuai informasi yang didapat kontributor Pattae.com. Pada hari kedua, terdapat 11 anggota DPRD Polman 2014-2019 menjalani pemeriksaan yang dimulai pukul 09.00 wita hingga sore hari.

Juru bicara KPK Fikri saat dikonfirmasi via WhatsApp. Membenarkan ada  kegiatan penyelidikan yang sedang dilakukan oleh KPK terhadap beberapa anggota DPRD Kabupaten Polewali Mandar yang dimulai sejak Senin (16/11) kemarin.

“Masih proses upaya penyelidikan. Kami (KPK) belum bisa menyampaikan lebih lanjut mengenai kegiatan dimaksud. Perkembangannya nanti kami akan informasikan lebih lanjut,”Jelasnya.

Namun, salah satu Anggota DPRD Polman dari Fraksi Demokrat Juanda, yang berhasil ditemui usai memenuhi panggilan KPK, mengaku hanya dimintai klarifikasi tentang pembahasan APBD 2016-2017.

“Ada 5 orang dari fraksi partai Demokrat yang ikut dimintai klarifikasi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK),” tuturnya.

Terkait hal itu, dirinya mengaku tidak ada masalah, karena semuanya sudah sesuai dengan mekanisme yang ada.

Pada kegiatan penyelidikan tersebut, ia juga mengatakan, adanya permintaan KPK terkait rekening koran tahun 2016-2017 dan Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ).