Seorang Nenek di Tinambung Kena Penipuan Berkedok Bansos

Seorang Nenek berusia 70 tahun di Kecamatan Tinambung Polewali Mandar mengaku menjadi korban penipuan berkedok Bantuan Sosial (Bansos) dari Presiden terpilih Prabowo Subianto.

Saat itu, dua orang perempuan tak dikenal mendatangi rumah nenek berinisial HL di Tinambung. Kemudian perempuan tersebut berpura-pura melakukan pendataan warga yang akan menerima bansos.

“Pelaku mendatangi rumah korban dengan menggunakan sepeda motor hitam. Mengaku sedang melakukan pendataan untuk program bantuan sosial dari Presiden Prabowo”, ungkap Kapolsek Tinambung Iptu Haspar.

Guna meyakinkan korban, pelaku menunjukkan foto penerima bantuan. Pelaku berhasil membujuk HL untuk menyerahkan barang berharga berupa kalung emas, gelang emas, dua cincin emas, serta dokumen pentingnya, yaitu KTP dan KK.

Dari aksi penipuan tersebut, HL mengalami kerugian sebesar Rp 30 juta.

Pelaku meninggalkan korban dengan sebuah bungkusan putih, meminta agar bungkusan tersebut tidak dibuka sebelum mereka kembali.

Ketika pelaku tidak muncul pada hari berikutnya, korban membuka bungkusan tersebut dan menemukan isinya berupa potongan sabun mandi dan kertas biasa.

Akibatnya, HL baru menyadari telah menjadi korban hipnotis dan penipuan. Ia pun menceritakan apa yang telah nenek alami ke pihak Kepolisian.

“Kejadian ini mengingatkan kita semua akan pentingnya kewaspadaan terhadap berbagai modus penipuan yang terus berkembang,” ungkap Iptu Haspar.

Polsek Tinambung saat ini sedang menyelidiki kasus ini dan meminta masyarakat untuk lebih berhati-hati agar tidak menjadi korban penipuan serupa.[*]