Sepatu Rumah Baca Inspirasi Telah Terpasang

Sang Fajar menggodaku, segera beranjak menuntaskan mimpi, kornea mata pun terbuka lebar. Ah, hari ini tepat 21 Oktober 2020, Sepatu Rumah Baca Inspirasi Desa Tonyaman, akan dipasang-kan di sembilan kaki tiang. Sebagai penyanggah rumah, yang dalam bahasa lokal mandar disebut; Mappalangga Letteq Boyang, atau Mallangga Banua.

Seperti layaknya manusia yang memakai alas kaki, berupa sepatu atau sendal, rumah pun diberikan pengalas di kaki-kaki tiang. Tentu ini berlaku untuk bangunan rumah panggung, yang terbuat dari kayu. Salah satu tujuannya agar tiang rumah lebih kuat, dan tidak goyang.

Sepatu Rumah Baca Inspirasi
Pemasangan Sepatu Rumah Baca Inspirasi

Hari ini kami sudah sepakat, untuk memasangkan sepatu di tiap tiang RBI. Namun sebelum Sang Fajar semakin memancarkan cahaya terangnya, terlebih dahulu aku tuntaskan tugas dari orang tuaku.

Yah, aku dibesarkan dari usaha empang. Setiap pagi harus memberi pakan udang, mengurus ikan-ikan di empang. Ini salah satu tugas khusus senantiasa harus aku lakoni.

Jarum jam dinding beranjak ke angka 9. Akupun selesai menuntaskan pekerjaan, memberi makan udang-udang di empang.

Adrenalinku terpacu menyelesaikan agenda kedua, mengenakan sepatu Rumah Baca Inspirasi. Alhamdulillah tambahan tenaga dari kawan-kawan mahasiswa UIN Makassar, yang kebetulan ber KKN di desa ku, turut membantu.

Semangat Kakak-kakak RBI pun terbakar. Tak hanya itu, pembina dan warga setempat turut melebur bersama kami, tak terasa kegiatan Mappalangga Lette Boyang, menyanggah kaki rumah baca telah selesai. Kini Rumah Baca Inspirasi telah memiliki sepatu.

Lelahpun terbayarkan dengan menyantap hidangan, menu disiapkan oleh kakak-kakak RBI, KKN, dan salah satu ibu saudara seperjuangan kami di RBI. Meluangkan waktu menyiapkan menu santap siang.

Rasa nikmat menyantap makan siang, sembari meneguk berkah rasa kekompakan, ternilai dari rasa ikhlas, bergotong-royong, penuh energi loyalitas.

Makan siang selesai, diskusi-diskusi santai menjadi tambahan menu, bersama kawan-kawan mahasiswa KKN, diskusi tentang program kerja bersama, agar kedepan-nya tetap bisa bersinergi, antara KKN UIN Alauddin Makassar, RBI , dan masyarakat di Desa Tonyaman.

Keakraban pun semakin terjalin, sebab nilai gotong-royong menjadi energi penguat. Tibalah saatnya kami melanjutkan pembuatan rangka atap rumah baca inspirasi di bantu oleh bapak Nisa, selaku salah satu pembina.

Suara motor tiba-tiba terhenti di halaman rumah baca, kami kedatangan Kakak Mila, dimana dia juga sebagai salah satu pembina di Rumah Baca Inspirasi. Ditemani kakak Capa selaku pegiat literasi dan gerakan sosial, semakin menambah energi semangat.

Kawan-kawan cilik RBI juga tidak tinggal diam, mereka juga antusias membantu, dengan gerakan-gerakan kecilnya. Namun, nilai cinta dan juang-nya sangat terasa.

Senja pun mulai menampakkan cahayanya, Adzan Magrib berkumandang, kami pun bergegas beranjak, sebab sebentar lagi malam akan menyapa.

Penulis : Muhammad Ilham*
(Founder RBI Tonyaman)*