STIKES Biges Sukses Laksanakan Turnamen Bola Voli di Desa Kunyi

Stikes Biges Laksanakan Turnamen Bola Voli
Stikes Biges Laksanakan Turnamen Bola Voli

Mahasiswa Stikes Biges (Bina Generasi) yang ber KKN di Desa Kunyi menggelar turnamen Bola Voli. Kegiatan itu diselenggarakan di lapangan Rarekan, Dusun Rarekan Desa Kunyi Polewali mandar, Sulawesi Barat. Senin 15/04/2019.

Tujuan mengadakan Kegiatan turnamen bola voli tersebut mempererat tali silaturahmi antara Mahasiswa KKN Stikes Biges dan masyarakat Desa Kunyi.

“Semoga kegiatan ini dapat bermanfaat untuk masyarakat desa kunyi dan menjalin silaturahim antara masyarakat desa kunyi dan mahasiswa KKN Stikes Biges Polewali mandar”. Tutur Muh Afdal selaku ketua panitia turnamen Bola Voli.

“Terima kasih kepada kepala desa kunyi, Dosen pembimbing, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, yang telah membantu sehingga sehingga kegiatan ini bisa terlaksana”. Tambahnya, dan “semoga kegiatan tersebut bisa berjalan dengan lancar hingga berakhirnya turnamen ini.’’ Tututupnya

Kegiatan yang berlangsung selama satu minggu itu diikuti sebanyak 16 tim dimana masing-masing 10 Tim dari Putra dan 6 Tim dari Putri. Dalam turnamen itu menggunakan sistem Gugur dimana satu tim yang kalah tidak berhak lagi berlaga.

Banyak hal yang dapat dilakukan untuk menjalin silaturrahim antara KKN Stikes Biges dan masyarakat salah satunya dengan melakukan turnamen Bola Voli. Hal inilah yang dilakukan para mahasiswa KKN Stikes Biges dan masyarakat Desa Kunyi.

Anri selaku Kepala Desa Kunyi mengatakan, kepada semua partisipan agar menjaga sportifitas selama pertandingan berlangsung.  

“Pertama yang kami harapkan dari parsitipasi masyarakat yaitu ikut meramaikan pertandingan dan aman dalam menonton tidak membuat kegaduhan di tempat lain”. Pesannya

Selain itu Kepala Desa Kunyi juga berharap, dengan adanya kegiatan ini, dapat menghasilkan atlet baru Bola Voli di Kunyi.

“Harapan kita melakukan kegiatan seperti ini bagaimana memunculkan generasi muda karena bola voli merupakan salah satu olahraga yang sangat paporit di desa kunyi. Jadi dengan adanya kegiatan ini kita mengkader bibit baru baru muncul bibit baru yang kita akan bina kedepannya.” Harap Anri. (pattae.com/Amran)*