Tak Hanya Bantuan Logistik, Komunitas Blantara juga Berbagi Ceria untuk Anak-anak Korban Banjir

Bantuan Logistik
Komunitas Blantara sedang bermain ular tangga bersama anak-anak korban banjir bandang di Desa Riso, Ahad (5/9/2021).

Bola Literasi Nusantara (Blantara) menyalurkan bantuan logistik, kepada korban banjir dan tanah longsor di Desa Riso, Kecamatan Tapango, Kabupaten Polewali Mandar, Ahad (05/09/2021).

Jenis bantuan yang diberikan berupa sembako, terdiri dari beras, minyak, susu, bumbu dapur, serta kebutuhan pangan lainnya.

Bantuan logistik tersebut, mereka salurkan kepada 6 keluarga yang mengalami dampak banjir bandang beberapa waktu lalu yakni, 4 korban kehilangan rumah akibat sungai yang meluap. 1 korban lansia yang rumahnya hancur akibat longsor, serta donasi buat bayi yang rumahnya berada di blantaran sungai.

Ketua Blantara Rosmayanti Idris berharap, bantuan tersebut dapat bermanfaat dan meringankan beban para warga korban banjir.

“Sebagai bentuk rasa syukur, masih bisa berbagi untuk mereka yang membutuhkan, lewat tangan-tangan sahabat, dermawan. Semoga sedikit bantuan ini, bisa bermanfaat dan memberi semangat untuk korban,” ungkapnya.

Komunitas Blantara Polewali Mandar mengabadikan momen ceria bersama anak-anak korban banjir bandang

Blantara sebagai komunitas yang memiliki program edukasi terhadap anak-anak, Tidak hanya menyalurkan bantuan logistik. Mereka juga membuka kelas ceria, bagi anak-anak yang bermukim di sekitar lokasi bencana banjir.

Dengan mengenalkan kembali game tanpa gadget kepada anak-anak Desa Riso, untuk menstimulus, dan mengidentifikasi keadaan psikologis anak-anak pasca gempa.

“Selain bantuan, team Blantara juga membuka kelas ceria, bersama kawan-kawan cilik. bagaimana mengenalkan kembali game tanpa gadget kepada anak,” ungkap Rosmayanti.

Untungnya, anak-anak korban banjir tersebut, tidak ditemukan sisi trauma. Meski demikian, kecemasan ringan masih dirasakan namun, masih dalam batas normal.

Anak-anak nampak ceria bermain, bernyanyi, dan menerima parcel, berisi snack (makanan ringan) dari komunitas Blantara.[*]