Teken Kerjasama, RSUD Polman Segera Buka Layanan Jantung Terpadu

RSUD Polman Segera Buka Layanan Jantung Terpadu
PPenanda tanganan MoU oleh Gubernur Sulbar dengan Pihak Direktur Rumah Sakit Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita.

Jalin Kerjasama dengan Rumah Sakit Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Polman segera buka layanan jantung terpadu.

Hal ini ditandai dengan Penyerahan surat komitmen Bupati Polman dilanjut dengan penanda tanganan MoU (Memorandum of Understanding). Antara Rumah Sakit Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita dengan RSUD Polman di ruangan Poliklinik Beda RSUD Polman, Minggu (27/3/2022).

Penandatangan kerjasama dilakukan langsung Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar yang turut hadir didampingi Bupati Polman Andi Ibrahim Masdar dan Direktur RSUD Polman dr. Anita Umar. Sementara Direktur Rumah Sakit Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita, didampingi Ketua Tim Pengampu Rumah Sakit Jejaring Kardiovaskuler Nasional.

Setelah melakukan penandatangan kerjasama, kegiatan dilanjutkan dengan sambutan Direktur Jendral (Dirjen) pelayanan kesehatan Kementerian Kesehatan RI Via Zoom Metting.

Dilanjutkan sesi Diskusi, lalu Tim Sivitasi Kementerian Kesehatan RI bersama Direktur Rumah Sakit Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita bersama rombongan didampingi Bupati Polman Andi Ibrahim Masdar dan Direktur RSUD Polman dr. Anita Umar beserta jajarannya berkeliling mengecek satu persatu ruangan dan fasilitas RSUD Polman.

Gubernur Provinsi Sulbar Ali Baal Masdar berharap kerjasama ini berjalan baik dan lancar, fasilitasnya semakin kesini semakin lengkap termasuk tenaga medis nya diperbaiki dan Pemerintah Provinsi siap mendukung itu agar Sulawesi Barat semakin maju.

“Mudah-mudahan kerjasama ini berjalan baik dan lancar dan semua fasilitas yang ada semakin tahun semakin difasilitasi dengan baik begitupun dengan SDM nya,” ungkap Ali Baal Masdar.

Sementara itu, dr. Anita Umar saat ditemui awak media menjelaskan RSUD Polman saat ini hanya memiliki dua dokter spesialis jantung. Tetapi dokter defenitif (PNS) spesialis jantung hanya satu karena satunya lagi itu dokter kemitraan dengan Fakultas Kedokteran Unhas.

“Jadi dokter yang boleh kita kirim untuk mengikuti pelatihan fellowship di tahun ini paling tidak bulan 6 atau 7, dan yang kita kirim itu cuma satu. Jadi, nanti bertahap. Misalnya, tahun depan kalau ada lagi dokter jantung yang selesai. Satunya sudah melakukan pelayanan satunya lagi dikirim,” jelas Direktur RSUD Polman dr. Anita Umar.

Lanjut, Dr. Anita menyebutkan jumlah dokter jantung yang sekolah saat ini ada 3. Mereka lulus secara bergantian nantinya ada yang lulus tahun ini, tahun depan dan 2 tahun kemudian. Sehingga, jumlah keseluruhan Dokter Spesialis Jantung di RSUD Polman nantinya sebanyak 4 orang.

Terakhir, kegiatan ditutup dengan pemberian cinderamata dari Bupati Polman Andi Ibrahim Masdar kepada Direktur Rumah Sakit Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita.[*]