Tertangkap Bawa 2 Kg Sabu, Oknum Polisi Dipecat Secara Tidak Hormat

Bripda Herman Ali (berpakaian hitam) saat tertangkap
Bripda Herman Ali (berpakaian hitam) saat tertangkap Polisi Kawasan Pelabuhan Parepare

Anggota Kapolsek Binuang Bripda Herman Ali (30) yang tertangkap bawa shabu 2 Kg, dipecat secara tidak hormat.

Pemecatan tersebut sesuai hasil sidang pelanggaran kode etik yang berlangsung di Markas Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Selatan (Sulsel), Kamis (15/6/2023).

“Hari ini oknum atas nama HA dilaksanakan sidang kode etik, ia dijatuhi hukuman PTDH.  Sidangnya sejak kemarin hingga hari ini dan sudah resmi dipecat,” terang Kapolres Polman AKBP Agung Budi Leksono.

Sebelumnya, Bripda Herman, ditangkap Personel Polsek Kawasan Pelabuhan Nusantara (KPN) Kota Parepare, pada Senin (5/6/2023) lalu.

Bhabinkamtibmas Desa Kuajang, Binuang tersebut, terciduk membawa barang terlarang narkotika jenis sabu seberat 2 kg dari Nunukan Kalimantan. Statusnya kini telah ditetapkan sebagai tersangka.

“Kalau mengenai pidananya itu wewenang Polda Sulsel, kita kode etiknya saja dan sudah resmi dipecat,” ungkap Polres Polman.

Dalam kesempatan tersebut, Komandan berpangkat dua bunga itu menegaskan tidak ada ampun untuk para personel yang terlibat dalam pelanggaran kode etik.

“Kita tidak tolerir, baik itu pemakai atau pengguna untuk seluruh jajaran polisi di Polres Polman,” tegasnya.

Lanjut Kapolres Polman menyampaikan, atas kejadian itu, Kapolsek Binuang Iptu Rum Kasim. Turut diperiksa Bidang Profesi dan Pengamanan (Bid Propam) Polda Sulawesi Barat.

Meski demkian, pemeriksaan terhadap Kapolsek Binuang hanya sebatas sebagai bagian pengawasan sebab, lalai dalam mengawasi anggotanya.

“Kapolsek Binuang kita proses dia bahwa yang bersangkutan ini memberikan izin resmi selama tiga hari. Pemeriksaan soal pengawasan pengendali,” terang Kapolres Polman.[*]