Tiga Desa di Kabupaten Polman Dapat Bantuan Bedah Rumah Kemensos

Bantuan Bedah Rumah Kemensos
Kepala Dinas Sosial Polewali Mandar Azwar Jasin. Foto: Sulbarkita.com

Bantuan bedah rumah dari Kementerian Sosial (Kemensos) Republik Indonesia disalurkan di Tiga Desa yang ada di Kabupaten Polewali Mandar (Polman).

Adapun Tiga Desa di Kabupaten Polewali Mandar (Polman) yang mendapat bantuan yakni Desa Pasiang, Desa Tangnga-Tangnga dan Desa Karama.

“Hanya ada tiga desa tahun ini yang dapat bantuan yakni Desa Pasiang, Desa Tangnga-Tangnga dan Desa Karama,” ungkap Kepala Dinas Sosial Polman Azwar Jasin, Selasa (5/10/2021).

Azwar menjelaskan, bantuan tersebut merupakan pelaksanaan program Bantuan Stimulasi Perumahan Swadaya (BSPS) Kemensos RI sebanyak 100 unit. Adapun besar bantuannya yakni Rp 15 juta per rumah.

Mantan Kadis PMD Polman itu juga mengungkapkan, pada penyaluran bantuan nantinya akan disalurkan secara langsung pemerintah pusat, ke penerima manfaat. Dana itu nantinya, kata Azwar, dibelanjakan sendiri si penerima bantuan, sesuai kebutuhan pembangunan rumah mereka sendiri.

“Penerima bantuan di berikan kewenangan untuk membelanjakan sendiri dananya sesuai kebutuhan. Tidak ada penyedia barang yang ditunjuk untuk menyediakan barang,” katanya.

Sementara itu, Kepala Desa Pasiang St. Nurjannah mengaku bersyukur sebab, Desa yang ia pimpin mendapat bantuan dari Kemensos RI. Meskipun demikian, ia sedikit kecewa lantaran tak sesuai dengan yang dijanjikan.

Menurut pengakuannya, pihak Kementerian sebelumnya menjanjikan akan memberikan bantuan ke 20 rumah di Desa Pasiang. Namun, setelah dicek realisasinya hanya 10 rumah saja.

“….. Saya pernah dijanji dari Kementerian 20 rumah, kenapa menjadi 10? Ini mi menjadi kekecewaan di masyarakat. Karena langsung dari staf Kementerian sendiri yang ambil datanya masyarakat, dia yang turun langsung survey” ungkap Nurjannah.

Setelah melakukan komunikasi dengan pihak Kementerian Sosial RI, Nurjannah menyampaikan warganya yang benar-benar butuh bantuan bedah rumah, akan kembali di data.

“Katanya mau datang minggu depan dari Kementerian dalam rangka pendataan lagi rumah tidak layak huni,” tuturnya. “Saya siap memfasilitasi itu,” tutupnya.[*]