Warga Patoke Ancam Demo Lurah Sulewatang Bila Hasil Pemilihan Mereka Ditolak

Warga Patoke mendatangi kantor Kelurahan Sulewatang
Warga Patoke mendatangi kantor Kelurahan Sulewatang

Pemerintah kelurahan sulewatang akan didemo besar-besaran jika keputusan pemilihan kepala lingkungan tetap ditolak

Polewali – Tidak lama ini, warga lingkungan Patoke Kelurahan Sulewatang telah melaksanakan pemilihan kepala lingkungan pada 28 Juni 2020 lalu. Namun hasil pemilihan itu tidak mendapatkan respon dari lurah Sulewatang Hj. Surianti, S. Sos, M. Si. Padahal, awalnya dia meng-ia-kan secara lisan kepada panitia agar melaksanakan pemilhan kepala lingkungan Patoke.

Panitia yang sudah mendapatkan rekomendasi dari ibu lurah secara lisan, langsung ditindak lanjuti panitia untuk menghadirkan toko masyarakat, toko agama, perwakilan perempuan dan pemuda untuk membahas mekanisme pemilihan bakal calon kepala lingkungan Patoke di Masjid Babul Khair Sulewatang.

“Kami langsung menindak lanjuti rekomendasi dari ibu lurah untuk melaksanakan pemilihan calon kepala lingkungan patoke dan mengundang tokoh masyarakat dan lain-lain”. tutur Roy Naldy saat ditemui dikediamannya, Minggu 05/7/2020.

Dari hasil pertemuan yang dilaksanakan di Masjid Babul khair tersebut, lahir 3 calon yang yang akan dipilih secara langsung. Ketiga calon tersebut yaitu 1) Jamaluddin, 2) Sirajuddin 3) Dominggus. Dan yang mendapatkan suarah terbanyak adalah, Sirajuddin dengan nomor urut dua.

Disisi lain pemerintah kelurahan Sulewatang pada hari dan tanggal yang sama, mengundang tokoh masyarakat ligkungan Patoke dalam hal musyawarah pemilihan calon kepala lingkungan Patoke juga.

Setelah pemilihan telah selesai dan panitia kemudian menghadap kepada lurah Sulewatang menyetor berita acara dan berkas lain. Tapi, lurah Sulewatang menolak untuk menerima berkas tersebut dan memberikan selembar berita acara hasil musyawarah yang dilaksanakan pemerintah kelurahan dan dihadiri pemerintah Kecamatan Polewali.

Dalam berita acara tersebut ada beberapa poin dan salah satu poin adalah menolak pemilihan yang dilakulan panitia lingkungan Patoke.

“Setelah pemilihan sudah dilakalukan kami langsung menghadap kepada ibu lurah menyerahkan semua hasil pemilihatan tapi ditolak dan akan ada pemilihan yang akan dilakukan”. lanjut Roy Naldy”