Warga yang Jual Bantuan PKH nya untuk Pengobatan, Kini Ditangani Pihak Puskesmas Anreapi

PaTTaE.com – POLMAN | Warga penderita diabetas di jemput pihak Puskesmas Anreapi dengan menggunakan Ambulan di kediamannya desa Kunyi Kecamatan Anreapi Polewali Mandar. Senin (5/10/2020) dini pagi tadi, untuk mendapatkan perawatan.

Diketahui, warga tersebut bernama Pak Wahi, sebelumnya terpaksa menjual bantuan beras yang ia dapat dari bantuan PKH, untuk membiayai pengobatan luka kakinya di salah satu Klinik yang ada di daerah Polewali.

Mendapat informasi tersebut, pihak Puskesmas pun langsung turun tangan, sebab Pak Wahi merupakan pasien dalam pengontrolan pihak Puskesmas Anreapi.  

Baca juga: (Warga Polman Terpaksa Jual Bantuan Beras Pemerintah untuk Berobat)

“Pak Wahi itu pasien yang bulan 6 kemarin rawat inap selama 2 hari. Namun karena kondisinya tidak baik. Maka pihaknya merujuk pak Wahi ke RSUD,” tutur drg Indrawati Rahim Kepala UPTD Puskesmas Areapi saat dimintai keterangan.

Luka kaki Pak Wahi pernah sembuh setelah jari kakinya di amputasi. Namun, karena ia harus bekerja untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Ia pun nekat turun ke sungai sehingga kakinya terbentur ke batu dan menyebabkan luka.

“Situasi seperti itu akan sering kembali karena memang kakinya gangren jadi rentan dengan infeksi. Kalau menurut medis itu, yah solusinya. Kakinya harus di amputasi bagian gangren. Biar lukanya tidak menyebar,” tutur Indrawati via Telephone.

“Tapi, karena bapaknya menolak jadi infeksinya berulang-ulang,” terangnya

Pak wahi setelah sampai di Puskesmas dan mendapatkan pemeriksaan kondisi luka kakinya, ia sempat memaksakan diri pulang kerumah-nya. Namun, pihak Puskesmas tetap membujuk pak Wahi untuk menjalani rawat inap di Puskesmas Anreapi.

Saat ini, pak Wahi sedang menjalani perawatan di Puskesmas Anreapi untuk dilakukan pemeriksaan luka kakinya yang semakin parah akibat penyakit Diabetes.[*]