Mapala Reinkarnasi Turun Serta...

Sulawesi Selatan Tim Rescue Mapala Reinkarnasi Sulbar diterjunkan untuk membantu proses evakuasi korban pesawat...

Sertijab Sekwan DPRD Polman,...

Polewali Mandar Tongkat estafet kepemimpinan di Sekretariat DPRD Kabupaten Polewali Mandar resmi berpindah tangan....

Pengawasan Dipertanyakan, DPRD Polman...

Polewali Mandar Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Polewali Mandar berencana mengambil alih pengawasan...

KKN Multitematik PUMD UNASMAN...

Polewali Mandar Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Multitematik Universitas Al Asyariah Mandar (UNASMAN) menggelar...
HomeNewsPemerintahanPemuda Gelar Dialog...

Pemuda Gelar Dialog Kebangsaan, Soroti Kinerja Pelayanan Publik Daerah

Polewali Mandar

Sejumlah pemuda dari berbagai organisasi Cipayung Plus berkumpul dalam forum bertajuk “Dialog Pemuda & Wawasan Kebangsaan: Membaca Pelayanan Publik Daerah Mempersulit atau Mempermudah?” yang digelar secara terbuka di Ar Cafe, Senin (24/11/2025).

Kegiatan dibuka oleh Plt Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Dispop) Polman, Andi Hasbullah, didampingi Kepala Bidang Pemuda, Junaid D. Puluhan peserta tampak antusias mengikuti jalannya diskusi sejak awal hingga selesai.

Dalam sambutannya, Andi Hasbullah menyampaikan bahwa Dispop sebagai leading sector yang diberi amanah untuk melaksanakan dialog kebangsaan merasa penting menghadirkan ruang diskusi kritis bagi pemuda. Ia bahkan sempat mengenang masa-masa aktifnya saat menjadi mahasiswa Unhas dan kader HMI.

“Dalam pelayanan publik itu tidak ada namanya pungli. Itu selalu ditekankan oleh Bupati Polman agar setiap instansi memberikan layanan maksimal kepada masyarakat,” tegasnya.

Forum ini menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai elemen, termasuk akademisi, aktivis, hingga pemerhati kebijakan daerah. Mereka menyoroti berbagai persoalan layanan publik, mulai dari transparansi birokrasi, efektivitas penanganan aduan masyarakat, hingga peran pemuda dalam mendorong peningkatan kualitas layanan pemerintah daerah.

Pemateri pertama, Hamdan, akademisi dari Unasman, memaparkan materinya yang disambut aktif oleh para peserta melalui sesi tanya jawab. Mereka turut memberikan pandangan kritis terkait isu kebangsaan serta kondisi pelayanan publik di wilayah Pemda Polman.

Diskusi berlangsung santai namun tetap fokus, dipandu moderator yang menjaga dinamika forum tetap hidup. Sejumlah rekomendasi mengemuka dalam diskusi, seperti pentingnya pemerintah daerah membuka ruang partisipasi yang lebih besar bagi generasi muda dalam fungsi kontrol dan pengawasan pelayanan.

Direktur Logos Politica, Maenunis, dalam pemaparannya menegaskan bahwa keberhasilan pelayanan publik sangat bergantung pada kemampuan pemerintah membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat.

“Pelayanan publik tidak akan berjalan maksimal jika tidak komunikatif. Kebijakan harus disusun berdasarkan kebutuhan masyarakat, bukan kemauan pemerintah,” ujarnya.

Ia mendorong organisasi pemuda dan mahasiswa untuk lebih proaktif menyampaikan gagasan langsung kepada Bupati maupun Sekda. Menurutnya, kebijakan yang lahir dari masukan pemuda akan lebih minim resistensi karena dirumuskan secara kolaboratif.

“Yang kita inginkan di Polewali Mandar adalah kebijakan yang dilahirkan bersama, dan dinikmati bersama,” tegas Maenunis.[slf]

Get notified whenever we post something new!

spot_img

Kirim Tulisan Anda

Bagi anda yang ingin tulisan nya dipublis di laman pattae.com, silahkan kirim ->

Continue reading

Mapala Reinkarnasi Turun Serta dalam misi penyelamatan Korban Pesawat ATR 42-500 di Wilayah Pegunungan Bulusaraung

Sulawesi Selatan Tim Rescue Mapala Reinkarnasi Sulbar diterjunkan untuk membantu proses evakuasi korban pesawat ATR 42-500 yang jatuh di wilayah pegunungan Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Provinsi Sulbar, pada . Sebanyak 3 orang perwakilan dari Mapala Reinkarnasi Sulbar diantaranya Sihabudddin (Ketua Tim),...

Dari Polewali Mandar ke Nasional: Film Desa “PEOPLE” Catat Sejarah Baru

Polewali Mandar Desa Kuajang Lemo menorehkan pencapaian nasional melalui film pendek berjudul “PEOPLE”, yang resmi ditetapkan sebagai salah satu dari lima finalis Festival Film Desa Tahun 2025. Desa yang berada di Kecamatan Binuang, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat ini...

Rehab Jembatan Gantung di Lenggo Hampir Rampung, Akses Warga Segera Pulih

Polewali Mandar Rehabilitasi jembatan gantung sepanjang 60 meter di Desa Lenggo, Kecamatan Bulo, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, kini memasuki tahap akhir. Proyek karya bakti yang melibatkan prajurit Kodim 1402/Polman bersama masyarakat ini merupakan tindak lanjut arahan Danrem 142/Tatag, Brigjen...

Enjoy exclusive access to all of our content

Get an online subscription and you can unlock any article you come across.