Mapala Reinkarnasi Turun Serta...

Sulawesi Selatan Tim Rescue Mapala Reinkarnasi Sulbar diterjunkan untuk membantu proses evakuasi korban pesawat...

Sertijab Sekwan DPRD Polman,...

Polewali Mandar Tongkat estafet kepemimpinan di Sekretariat DPRD Kabupaten Polewali Mandar resmi berpindah tangan....

Pengawasan Dipertanyakan, DPRD Polman...

Polewali Mandar Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Polewali Mandar berencana mengambil alih pengawasan...

KKN Multitematik PUMD UNASMAN...

Polewali Mandar Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Multitematik Universitas Al Asyariah Mandar (UNASMAN) menggelar...
HomeLingkunganRespon Cepat DPRD...

Respon Cepat DPRD Polman Tagani Tumpukan Sampah

Polewali Mandar

Ketua DPRD Polewali Mandar bersama sejumlah anggota DPRD turun langsung ke Pasar Wonomulyo untuk menangani persoalan sampah yang menumpuk dan dikeluhkan pedagang serta masyarakat, Rabu (7/1/2026).

Dalam kunjungan tersebut, DPRD Polman mengerahkan alat berat untuk mempercepat proses pengangkutan sampah yang menggunung di area pasar.

Langkah ini dilakukan sebagai bentuk respons cepat atas kondisi lingkungan pasar yang dinilai sudah mengganggu aktivitas jual beli dan kebersihan.

Ketua DPRD Polman Fahry Fadly menyampaikan bahwa penanganan sampah di Pasar Wonomulyo tidak bisa hanya bersifat sementara.

Menurutnya, diperlukan langkah berkelanjutan, mulai dari penambahan fasilitas kontainer sampah, pengangkutan rutin setiap hari, hingga penataan titik pembuangan agar tidak mengganggu aktivitas masyarakat.

“Ini bukan sekadar pembersihan, tetapi bagian dari upaya memperbaiki sistem pengelolaan sampah di pasar. Kami minta dinas terkait dan pemerintah kecamatan lebih proaktif,” ujarnya.

Selain pengerahan alat berat, DPRD juga mendorong Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) bersama pihak kecamatan untuk memperketat pengawasan serta melakukan sosialisasi kepada pedagang dan warga sekitar agar membuang sampah pada tempat yang telah disediakan.

Dalam waktu dekat ini, Fahry menegaskan akan memanggil DLHK, Dinas Perindag dan Satpol PP serta pemerintah kecamatan untuk membahas secara khusus solusi jangka pendek dan jangka panjang dalam penanganan sampah di Pasar Wonomulyo.

Langkah turun langsung ke lapangan ini diharapkan dapat mempercepat penanganan sampah sekaligus mendorong terciptanya lingkungan pasar yang bersih, sehat, dan nyaman bagi pedagang maupun pengunjung.

Ditempat yang sama, Camat Wonomulyo Samiaji mengapresiasi hadirnya Ketua DPRD Polman bersama anggota lainnya. Menurutnya, ini menjadi salah satu motivasi bahwa persoalan sampah merupakan masalah kita bersama untuk sama-sama mengatasi.

Samiaji membeberkan bahwa sampah yang menumpuk dipasar ini kebanyakan sampah dari luar atau masyarakat, kalau sampah pedagang itu tidak seberapa saja.

Selain itu, Kadis DLHK Polman Jumadil bersama Kadis PUPR Polman Husain Ismail dan Ketua Komisi III Sarinah dan Ketua Komisi IV Agus Pranoto beserta anggota DPRD lainnya juga turun langsung dilokasi tumpukan sampah di pasar Wonomulyo.[*]

Get notified whenever we post something new!

spot_img

Kirim Tulisan Anda

Bagi anda yang ingin tulisan nya dipublis di laman pattae.com, silahkan kirim ->

Continue reading

Mapala Reinkarnasi Turun Serta dalam misi penyelamatan Korban Pesawat ATR 42-500 di Wilayah Pegunungan Bulusaraung

Sulawesi Selatan Tim Rescue Mapala Reinkarnasi Sulbar diterjunkan untuk membantu proses evakuasi korban pesawat ATR 42-500 yang jatuh di wilayah pegunungan Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Provinsi Sulbar, pada . Sebanyak 3 orang perwakilan dari Mapala Reinkarnasi Sulbar diantaranya Sihabudddin (Ketua Tim),...

Dari Polewali Mandar ke Nasional: Film Desa “PEOPLE” Catat Sejarah Baru

Polewali Mandar Desa Kuajang Lemo menorehkan pencapaian nasional melalui film pendek berjudul “PEOPLE”, yang resmi ditetapkan sebagai salah satu dari lima finalis Festival Film Desa Tahun 2025. Desa yang berada di Kecamatan Binuang, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat ini...

Rehab Jembatan Gantung di Lenggo Hampir Rampung, Akses Warga Segera Pulih

Polewali Mandar Rehabilitasi jembatan gantung sepanjang 60 meter di Desa Lenggo, Kecamatan Bulo, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, kini memasuki tahap akhir. Proyek karya bakti yang melibatkan prajurit Kodim 1402/Polman bersama masyarakat ini merupakan tindak lanjut arahan Danrem 142/Tatag, Brigjen...

Enjoy exclusive access to all of our content

Get an online subscription and you can unlock any article you come across.