Oknum Anggota DPRD Melanggar...

Polewali Mandar Badan Kehormatan (BK) DPRD Kabupaten Polewali Mandar menyatakan dugaan pelanggaran etik yang...

27 Warga Sumarrang Ikuti...

Polewali Mandar Sebanyak 27 kepala keluarga (KK) warga Desa Sumarrang, Kecamatan Campalagian, Kabupaten Polewali...

Kompak! Bupati Polman dan...

Jakarta Bupati Polewali Mandar (Polman) H. Samsul Mahmud bersama Ketua DPRD Fahry Fadly dan...

Mahasiswa UNASMAN Luncurkan Layanan...

Polewali Mandar Mahasiswa KKN Multitematik PUMD UNASMAN resmi meluncurkan Website Persuratan Digital di Desa...
HomeNewsPolitikKisruh Internal Partai,...

Kisruh Internal Partai, Rudi Tempuh Mahkamah Partai dan Serahkan Berkas Resmi ke DPRD

Polewali Mandar

Anggota DPRD Polewali Mandar, Rudi, menyatakan secara resmi telah memasukkan berkas formil ke lembaga DPRD sebagai bagian dari proses hukum yang tengah ditempuh melalui Mahkamah Partai Perindo. Langkah tersebut dilakukan sesuai arahan kuasa hukum yang mendampinginya di Jakarta.

Dalam keterangannya kepada awak media, Rudi menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Polewali Mandar, pimpinan DPRD, seluruh anggota DPRD, serta jajaran staf atas polemik yang terjadi.

Ia berharap proses yang sedang dijalani dapat berjalan lancar dan mendapat dukungan doa dari seluruh pihak.

“Hari ini secara resmi kami memasukkan berkas ke DPRD. Berkas ini adalah berkas formil bahwa kami sedang berproses di Mahkamah Partai, sesuai arahan kuasa hukum kami di Jakarta,” ujar Rudi.

Ia menjelaskan, berdasarkan informasi dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Perindo, proses persidangan di Mahkamah Partai saat ini tengah dalam tahap penjadwalan.

Namun demikian, ia mengaku belum mengetahui secara pasti waktu pelaksanaan sidang karena masih bergantung pada mekanisme internal partai.

“Waktu pastinya kami belum tahu. Ini tergantung mekanisme yang ada di partai dan Mahkamah Partai Perindo itu sendiri,” katanya.

Terkait polemik yang menyeret namanya, Rudi menegaskan bahwa persoalan tersebut berkaitan dengan iuran partai. Ia menyebut tunggakan iuran terjadi sejak Maret hingga September, yang dipicu oleh dinamika dan konflik internal partai di sejumlah daerah.

“Di bulan Maret itu ada kisruh internal partai di Pombang dan Sumba. Dari situ mulai ada tunggakan sampai bulan sembilan. Meski ada SP1 dan SP2, kami sudah membuat pernyataan siap menyelesaikan tunggakan tersebut,” jelasnya.

Ia mengungkapkan, pembayaran iuran kembali dilakukan mulai September hingga Desember. Namun, keputusan pemberhentian justru diterbitkan pada Januari tanpa adanya komunikasi terlebih dahulu.

“Di tengah kami sudah mulai membayar, tiba-tiba keluar pemberhentian di bulan Januari tanpa komunikasi. Ini hak kami sebagai anggota DPRD dan sebagai kader partai yang akan kami perjuangkan melalui jalur hukum,” tegas Rudi.

Ia berharap penyelesaian perkara dapat tuntas di tingkat Mahkamah Partai sehingga dirinya dapat kembali aktif menjalankan tugas sebagai anggota DPRD serta kader Partai Perindo.

“Doakan saja semoga proses ini berjalan lancar dan bisa selesai di Mahkamah Partai,” pungkasnya.[slf]

Get notified whenever we post something new!

spot_img

Kirim Tulisan Anda

Bagi anda yang ingin tulisan nya dipublis di laman pattae.com, silahkan kirim ->

Continue reading

Kompak! Bupati Polman dan Forkopimda Hadiri Rakornas 2026, di Sentul

Jakarta Bupati Polewali Mandar (Polman) H. Samsul Mahmud bersama Ketua DPRD Fahry Fadly dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 yang digelar Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) di Sentul International...

Mapala Reinkarnasi Turun Serta dalam misi penyelamatan Korban Pesawat ATR 42-500 di Wilayah Pegunungan Bulusaraung

Sulawesi Selatan Tim Rescue Mapala Reinkarnasi Sulbar diterjunkan untuk membantu proses evakuasi korban pesawat ATR 42-500 yang jatuh di wilayah pegunungan Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Provinsi Sulbar, pada . Sebanyak 3 orang perwakilan dari Mapala Reinkarnasi Sulbar diantaranya Sihabudddin (Ketua Tim),...

Dari Polewali Mandar ke Nasional: Film Desa “PEOPLE” Catat Sejarah Baru

Polewali Mandar Desa Kuajang Lemo menorehkan pencapaian nasional melalui film pendek berjudul “PEOPLE”, yang resmi ditetapkan sebagai salah satu dari lima finalis Festival Film Desa Tahun 2025. Desa yang berada di Kecamatan Binuang, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat ini...

Enjoy exclusive access to all of our content

Get an online subscription and you can unlock any article you come across.