Mapala Reinkarnasi Turun Serta...

Sulawesi Selatan Tim Rescue Mapala Reinkarnasi Sulbar diterjunkan untuk membantu proses evakuasi korban pesawat...

Sertijab Sekwan DPRD Polman,...

Polewali Mandar Tongkat estafet kepemimpinan di Sekretariat DPRD Kabupaten Polewali Mandar resmi berpindah tangan....

Pengawasan Dipertanyakan, DPRD Polman...

Polewali Mandar Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Polewali Mandar berencana mengambil alih pengawasan...

KKN Multitematik PUMD UNASMAN...

Polewali Mandar Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Multitematik Universitas Al Asyariah Mandar (UNASMAN) menggelar...
HomeNewsHukumMotif Pembunuhan di...

Motif Pembunuhan di Campalagian Dilatarbelakangi Dendam

Polewali Mandar

Polisi mengungkap kasus penembakan maut di Kecamatan Campalagian, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat. Seorang pria bernama Muhammad Husain alias Caing tewas ditembak di kepala saat mengendarai mobil pada Sabtu malam (20/9/2025) lalu.

Kasus ini terungkap setelah penyelidikan intensif Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Polman. Polisi memastikan aksi tersebut merupakan pembunuhan berencana yang dilatarbelakangi motif dendam.

Kapolres Polman AKBP Anjar Purwoko dalam press rilis menjelaskan, pelaku utama adalah Ahmad Faisal alias Ical alias Carlos (25), warga Desa Sabang Subik, Kecamatan Balanipa.

Faisal merasa sakit hati dan dendam karena menganggap korban telah memata-matai dan melaporkannya ke polisi terkait kasus narkotika di Polres Majene.

“Pelaku merasa tidak terima dan menuduh korban sebagai orang yang menyebabkan dirinya ditangkap dalam kasus narkoba. Ia juga tersinggung karena foto penangkapannya beredar di media sosial,”Jelas Kapolres Polman di Aula Rupatama Mapolres Polman, Senin (3/11/2025).

Dari rasa dendam itu, Faisal kemudian menyusun rencana untuk menghabisi korban dengan melibatkan tiga orang rekannya.

Pada malam kejadian, sekitar pukul 20.19 Wita, korban melintas di sekitar Pasar Campalagian menggunakan mobil Honda Brio. Para pelaku yang sudah membuntuti korban menggunakan dua sepeda motor mengikuti hingga ke Jalan Poros Sumarrang, Desa Lagi-Agi.

Saat korban berada di lokasi sepi, pelaku M. Darussalam (31) menembak dari jarak dekat menggunakan senjata api jenis revolver Smith & Wesson.

“Tembakan itu mengenai kepala korban dan langsung menewaskan korban di tempat. Mobil korban kemudian keluar jalur dan menabrak pohon coklat di pinggir jalan,” ujar AKBP Anjar.

Polres Polman berhasil menangkap empat orang pelaku yang terlibat dalam pembunuhan ini. Mereka adalah Ahmad Faisal alias Ical alias Carlos (25) sebagai otak pelaku, M. Darussalam alias Daru (31) sebagai eksekutor atau penembak, AK (16) yang membuntuti dan memantau korban dan Firdaus alias Daus (31) yang juga ikut membantu membuntuti dan melaporkan posisi korban.

Ketiga tersangka dewasa kini ditahan di Rutan Polres Polman. Sementara AK yang masih di bawah umur, ditangani oleh Unit PPA Satreskrim Polres Polman.

Selain itu, polisi juga menyita sejumlah barang bukti, di antaranya 1 pucuk senjata api revolver Smith & Wesson. 33 butir peluru dan 1 proyektil, 21 unit handphone berbagai merek.

Terdapat juga 1 unit mobil Honda Brio DC 1286 BJ milik korban, Beberapa flashdisk berisi rekaman CCTV dari sekitar lokasi kejadian. Serta, pakaian dan sepeda motor yang digunakan para pelaku

Polisi memastikan senjata api dan amunisi ditemukan di lokasi yang sama, tempat para pelaku berusaha menyembunyikannya setelah penembakan.

Atas perbuatannya, para tersangka dijerat dengan Pasal 340 subsider Pasal 338 juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP tentang pembunuhan berencana.

“Ancaman hukumannya adalah hukuman mati, penjara seumur hidup, atau penjara paling lama 20 tahun,” ujar pihak Polres Polman.

Polisi masih menyelidiki asal-usul senjata api yang digunakan serta kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat dalam kasus tersebut.[rls]

Get notified whenever we post something new!

spot_img

Kirim Tulisan Anda

Bagi anda yang ingin tulisan nya dipublis di laman pattae.com, silahkan kirim ->

Continue reading

Mapala Reinkarnasi Turun Serta dalam misi penyelamatan Korban Pesawat ATR 42-500 di Wilayah Pegunungan Bulusaraung

Sulawesi Selatan Tim Rescue Mapala Reinkarnasi Sulbar diterjunkan untuk membantu proses evakuasi korban pesawat ATR 42-500 yang jatuh di wilayah pegunungan Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Provinsi Sulbar, pada . Sebanyak 3 orang perwakilan dari Mapala Reinkarnasi Sulbar diantaranya Sihabudddin (Ketua Tim),...

Dari Polewali Mandar ke Nasional: Film Desa “PEOPLE” Catat Sejarah Baru

Polewali Mandar Desa Kuajang Lemo menorehkan pencapaian nasional melalui film pendek berjudul “PEOPLE”, yang resmi ditetapkan sebagai salah satu dari lima finalis Festival Film Desa Tahun 2025. Desa yang berada di Kecamatan Binuang, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat ini...

Rehab Jembatan Gantung di Lenggo Hampir Rampung, Akses Warga Segera Pulih

Polewali Mandar Rehabilitasi jembatan gantung sepanjang 60 meter di Desa Lenggo, Kecamatan Bulo, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, kini memasuki tahap akhir. Proyek karya bakti yang melibatkan prajurit Kodim 1402/Polman bersama masyarakat ini merupakan tindak lanjut arahan Danrem 142/Tatag, Brigjen...

Enjoy exclusive access to all of our content

Get an online subscription and you can unlock any article you come across.