Mamuju
Rahmat Ichwan Bahtiar menyampaikan materi KeTIDARan dan KeGERINDRAan dalam kegiatan Pelatihan Tunas 1–2 Pengurus Daerah (PD) TIDAR Sulawesi Barat, yang digelar di Gedung Graha Sandeq Sulbar, Mamuju, pada Jumat, 10 Januari 2026.
Kegiatan ini diikuti oleh kader-kader muda Tunas Indonesia Raya (TIDAR) dari berbagai kabupaten di Sulawesi Barat sebagai bagian dari proses penguatan ideologi, kepemimpinan, serta pemahaman organisasi.
Dalam pemaparannya, Rahmat Ichwan Bahtiar selaku Ketua Fraksi Gerindra DPRD Provinsi Sulbar juga sekretaris PD TIDAR Sulbar menegaskan KeTIDARan bukan sekadar identitas organisasi.
Melainkan, proses pembentukan karakter kader muda yang disiplin, berintegritas, dan memiliki orientasi kebangsaan yang kuat.
Ia menekankan pentingnya kader memahami peran strategis TIDAR sebagai sayap kepemudaan Partai Gerindra.
“KeTIDARan adalah fondasi moral dan ideologis kader. Di dalamnya ada semangat juang, loyalitas, serta keberpihakan pada kepentingan rakyat,” ujarnya di hadapan peserta pelatihan.
Lebih lanjut, Rahmat juga menguraikan nilai-nilai KeGERINDRAan yang menjadi ruh perjuangan politik, mulai dari nasionalisme, kedaulatan rakyat, hingga keberpihakan pada keadilan sosial.
Menurutnya, kader TIDAR harus mampu menerjemahkan nilai-nilai tersebut ke dalam kerja nyata di tengah masyarakat.
Ia menambahkan, pelatihan Tunas 1–2 menjadi ruang awal pembentukan kader yang tidak hanya paham struktur organisasi, tetapi juga memiliki kesadaran politik dan kemampuan kepemimpinan yang matang.
Selain Rahmat Ichwan Bahtiar, materi pelatihan Tunas 1-2 Tidar Sulbar juga diisi oleh Billy Mambrasar (Komite Eksekutif Presiden RI), Dibyo Gumelar (Wakil Ketua OKK PP Tidar), Shalimar Anwar Sani (Ketua Bidang PPP PP Tidar) dan Hasrat Lukman (Dekopinwil Sulbar).



