Mapala Reinkarnasi Turun Serta...

Sulawesi Selatan Tim Rescue Mapala Reinkarnasi Sulbar diterjunkan untuk membantu proses evakuasi korban pesawat...

Sertijab Sekwan DPRD Polman,...

Polewali Mandar Tongkat estafet kepemimpinan di Sekretariat DPRD Kabupaten Polewali Mandar resmi berpindah tangan....

Pengawasan Dipertanyakan, DPRD Polman...

Polewali Mandar Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Polewali Mandar berencana mengambil alih pengawasan...

KKN Multitematik PUMD UNASMAN...

Polewali Mandar Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Multitematik Universitas Al Asyariah Mandar (UNASMAN) menggelar...
HomeNewsPemerintahanUsulkan RDP ke...

Usulkan RDP ke DPRD, JOL Malah Mangkir dari Pertemuan Tanpa Konfirmasi

Polewali Mandar

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Polewali Mandar menyayangkan ketidakhadiran Jaringan Oposisi Loyal (JOL) dalam rapat dengar pendapat (RDP) di ruang aspirasi DPRD Polman, Jumat (24/10/2025).

RDP tersebut sejatinya merupakan usulan dari JOL itu sendiri. Namun, hingga rapat akan mulai, tak satu pun perwakilan JOL hadir di lokasi

Rapat dengar pendapat yang dihadiri pihak terkait, antaranya Asisten II Setda Polman, Dinas Pertanian, Sales Branch Manager (SBM) Pertamina Wilayah Sulawesi Barat, serta para penanggung jawab SPBU se-Kabupaten Polewali Mandar sempat tertunda dari waktu yang telah dijadwalkan.

Pihak Humas DPRD Polman disebut telah berupaya menghubungi perwakilan JOL melalui telepon, tetapi tidak mendapat respons.

Meski tanpa kehadiran JOL, pimpinan dan anggota DPRD bersama pihak yang hadir tetap melanjutkan rapat sesuai agenda.

Wakil Ketua Komisi II DPRD Polman, Hamzah Syamsuddin, mengaku menyayangkan sikap JOL yang tidak memberikan pemberitahuan mengenai ketidakhadiran mereka.

“Seharusnya pihak JOL menyampaikan pemberitahuan jika memang tidak bisa hadir. Sampai rapat selesai, tidak ada konfirmasi atau alasan jelas dari pihak mereka,” ujar Hamzah di sela rapat.

Hamzah menegaskan bahwa RDP merupakan forum resmi lembaga DPRD yang mengedepankan komunikasi dan etika kelembagaan. Karena itu, menurutnya, konfirmasi ketidakhadiran sangat penting untuk menjaga kredibilitas dan menghindari kesalahpahaman publik.

“Informasi itu penting agar tidak menimbulkan opini atau stigma negatif terhadap lembaga JOL sendiri. Publik pasti akan bertanya-tanya, ada apa sebenarnya?” katanya.

Sementara itu, anggota DPRD Polman dari Fraksi PAN, Ardan Aras, juga menyesalkan absennya JOL dalam forum tersebut.

“Ke depan, kami berharap hal seperti ini tidak terulang. Memberi informasi jika tidak sempat hadir tentu lebih baik, agar komunikasi antar pihak tetap berjalan dengan baik,” ujarnya.

RDP tersebut membahas sejumlah persoalan terkait penyaluran BBM subsidi di berbagai SPBU di Kabupaten Polewali Mandar, termasuk pengaturan jam operasional SPBU agar pelayanan kepada masyarakat dapat lebih optimal.

Hingga berita ini diturunkan, redaksi masih berupaya menghubungi pihak JOL untuk dimintai tanggapan mengenai ketidakhadiran mereka dalam rapat tersebut.[slf]

Get notified whenever we post something new!

spot_img

Kirim Tulisan Anda

Bagi anda yang ingin tulisan nya dipublis di laman pattae.com, silahkan kirim ->

Continue reading

Mapala Reinkarnasi Turun Serta dalam misi penyelamatan Korban Pesawat ATR 42-500 di Wilayah Pegunungan Bulusaraung

Sulawesi Selatan Tim Rescue Mapala Reinkarnasi Sulbar diterjunkan untuk membantu proses evakuasi korban pesawat ATR 42-500 yang jatuh di wilayah pegunungan Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Provinsi Sulbar, pada . Sebanyak 3 orang perwakilan dari Mapala Reinkarnasi Sulbar diantaranya Sihabudddin (Ketua Tim),...

Dari Polewali Mandar ke Nasional: Film Desa “PEOPLE” Catat Sejarah Baru

Polewali Mandar Desa Kuajang Lemo menorehkan pencapaian nasional melalui film pendek berjudul “PEOPLE”, yang resmi ditetapkan sebagai salah satu dari lima finalis Festival Film Desa Tahun 2025. Desa yang berada di Kecamatan Binuang, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat ini...

Rehab Jembatan Gantung di Lenggo Hampir Rampung, Akses Warga Segera Pulih

Polewali Mandar Rehabilitasi jembatan gantung sepanjang 60 meter di Desa Lenggo, Kecamatan Bulo, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, kini memasuki tahap akhir. Proyek karya bakti yang melibatkan prajurit Kodim 1402/Polman bersama masyarakat ini merupakan tindak lanjut arahan Danrem 142/Tatag, Brigjen...

Enjoy exclusive access to all of our content

Get an online subscription and you can unlock any article you come across.