Advertorial

Ketua DPRD Harap 10 Pejabat Baru Tuntaskan Persoalan OPD, Target Enam Bulan

Ketua DPRD Kabupaten Polewali Mandar, Fahry Fadly
Polewali Mandar

Ketua DPRD Kabupaten Polewali Mandar, Fahry Fadly, berharap 10 pejabat pimpinan tinggi pratama yang baru dilantik mampu menunjukkan kinerja maksimal dan segera menyelesaikan berbagai persoalan di organisasi perangkat daerah (OPD) yang mereka pimpin.

Ia mengatakan, Bupati telah menegaskan bahwa para pejabat yang baru dilantik memiliki komitmen bersama untuk bekerja secara optimal demi memperbaiki kinerja pemerintahan.

“Tadi Bupati sudah menyampaikan dengan jelas bahwa 10 pejabat yang baru dilantik ini harus benar-benar bekerja dengan baik. Bahkan terkait sejumlah persoalan yang ada, Sekda juga menyampaikan target penyelesaiannya dalam waktu enam bulan. Mudah-mudahan target itu bisa tercapai,” ujarnya.

Menurutnya, pekerjaan rumah pemerintah daerah tidak hanya berada pada 10 OPD yang dipimpin pejabat baru, tetapi juga menjadi tanggung jawab seluruh perangkat daerah.

Ia menegaskan, penyelesaian berbagai persoalan di Kabupaten Polewali Mandar membutuhkan kolaborasi antara Bupati, Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, seluruh OPD, serta DPRD.

“Saya mengapresiasi pelantikan 10 pejabat ini. Harapan kami sebagai pimpinan DPRD bersama seluruh anggota DPRD, kita bisa berkolaborasi menyelesaikan berbagai persoalan yang ada di Kabupaten Polewali Mandar,” katanya.

Menanggapi pesan Bupati yang mengingatkan agar pejabat tidak “asal bapak senang” (ABS), Ketua DPRD menilai pesan tersebut menekankan pentingnya profesionalisme dalam birokrasi.

Menurutnya, seorang pejabat harus dinilai berdasarkan kinerja, bukan karena faktor kedekatan dengan pimpinan.

“Yang diukur itu adalah kinerja, bukan persoalan kedekatan. Pejabat harus mampu menyelesaikan persoalan yang ada di OPD masing-masing,” tegasnya.

Ia juga meyakini para pejabat yang dilantik telah melalui proses seleksi terbuka oleh panitia seleksi (pansel), sehingga kapasitas dan kompetensinya telah diuji.

“Saya kira mereka sudah melalui proses seleksi, memahami persoalan di OPD masing-masing, sehingga tinggal bagaimana membuktikan kemampuan itu melalui kinerja nyata,” pungkasnya.[*]

Related posts

Halal Lifestyle: Skena Syariah Ketika Kopi, Fesyen, dan Prinsip Tanpa Riba Bertemu

redaksi

DPRD Polman Sorot UMKM Stagnan hingga Target OPD Diduga Terlalu Rendah di LKPJ 2025

redaksi

8 Fraksi Setujui LKPJ APBD Tahun Anggaran 2025 Pemkab Polman

redaksi