Bawaslu Gelar Apel Siaga Pengawas Pemilu 2019

Menjelang Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) serentak tahun 2019 yang akan berlangsung besok, Rabu 17 April 2019. Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Polewali Mandar menggelar Apel siaga pengawas Pemilu, Selasa  (16/04/2019) pagi di lapangan Gaslam Kecamatan Mapilli, Kabupaten Polewali Mandar.

Apel Bawaslu tersebut dihadiri, Ketua Bawaslu Kabupaten Polewali Mandar Saifuddin, dan Panwascam yang tersebar di 16 kecamatan, PPL tersebar di 167 Desa serta Kelurahan serta PTPS yang tersebar di 1229 TPS.

Staf  Bawaslu Kabupaten Polewali Mandar dari Divisi Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga, Lukman mengatakan, patroli pengawasan money politik sudah dilakukan jauh-jauh hari. Sehingga, Apel pengawasan yang dilakukan hari ini, adalah pemantapan menjelang pemilihan umum besok (17/4).

Pihak Bawaslu dalam mengawasi proses Pemilu tahun ini, melakukan  tiga bentuk patrol. Ketiga bentuk itu yakni patroli pengawasan money politik, patroli pengawasan masa tenang, dan patroli pengawasan pemungutan suara.

Seluruh personil  Bawaslu terus mengawasi politik uang dan seluruh potensi kecurangan yang akan terjadi kedepan. Mengingat dampak dari politik uang ini, sangatlah berbahaya. Oleh karena itu, Lukman mengungkap, hal ini harus diperangi agar tidak merusak kepribadian bangsa.

“Patroli pengawasan politik uang itu akan dilakukan bersama-sama baik di tingkat kabupaten, tingkat kecamatan, tingkat desa dan bahkan di tingkat TPS. Hal ini juga salah satu strategi untuk meminimalisir terjadinya politik uang dan kecurangan lainnya” Ungkap Lukman.

Lebih lanjut, Lukman menegaskan, peserta demokrasi ini umumnya di Indonesia,  jangan dicederai dengan perilaku oknum yang tidak bertanggung jawab dengan membagikan uang atau dalam bentuk apapun. Serta, jadilah masyarakat cerdas yang tidak menukar suara dengan uang.

Sementara itu, Staf Panwascam Wonomulyo Ahmad, mengharapkan agar seluruh lapisan masyarakat dapat berpartisipasi dengan menggunakan hak  suaranya dengan berbondong-bondong ke TPS 17 April nanti.

Dalam kesempatan yang sama, Ahmad juga berpesan kepada seluruh masyarakat untuk menjaga Kabupaten Polewali Mandar yang saat ini sudah, aman dan kondusif. Jangan sampai, lanjutnya, kondisi ini berubah hanya karena perbedaan kepentingan dalam Pilpres dan Pileg.(pattae.com/Yunita)*

Tags
Show More

Yunita Kurma

Nama saya Yunita, Lahir di Kurma, Kecamatan Mapilli Polewali Mandar, Sulawesi Barat 19 Juli 1995. Sekarang ini masih seorang berstatus Mahasiswa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button
Close
Close