Bupati Polewali Mandar Hadiri Acara Maulid Nabi di Desa Duampanua

Desa Duampanua merayakan Maulid Nabi Muhammad SAW 1441 H yang dihadiri Bupati Polewali Mandar yang berlangsung di Masjid Ma’rifah Beluak. 08/11/2019.

Seperti pada tahun-tahun sebelumnya, di Desa Duampanua khususnya Dusun Beluak Perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW di masjid Ma’Rifah Beluak, selalu terlaksana dengan meriah nan penuh hikmat.

Menurut, Nur Salim Ketua Panitia “kegiatan ini berjalan dari hasil rembukan pengurus Masjid  Ma’rifah dan seluruh masyarakat”. ungkapnya.

Dan “Kegiatan maulid Nabi ini adalah kegiatan yang setiap tahunnya di lakukan oleh Dusun Beluak dan Masjid Ma’Rifah Beluak”. Sambungnya

Acara maulid Nabi pada tahun ini ada yang berbeda. Hal ini dikarenakan, acara Maulid Nabi itu di hadiri Orang Nomor Wahid di Kabupaten Polewali Mandar, Ali Ibrahim Masdar.

Selain dari Rombongan Bupati Polman, tidak ketinggalan Camat Andreapi,  Pemerintah setempat, tokoh adat,  tokoh pemuda, dan dari anak-anak dan lansia turut hadir dalam acara tersebut.

Dalam sambutannya,  Bupati Polman yang akrab di Sapa AIM tersebut  mengungkapkan bahwa akan mengoptimalkan pembangunan yang ada di Kecamatan Anreapi.

“Saya akan selalu mengoptimalkan pembangunan, khususnya di Kecamatan Anreapi. Desa Kunyi itu sudah bagus jalannya, dan sekarang giliran Desa Duampanua yang alhamdulillah saat ini sementara di perbaiki, jadi masyarakat jangan resah lagi dengan jalanan yang rusak ”. Ungkapnya dalam acara maulid Nabi muhammad SAW.

Disamping itu AIM menghimbau Kepada Masyarakat tidak perlu risau dan Malu karena kita berasal dari keturunan yang sama “saya juga itu keturunan orang Pattae, bapak saya orang Pattae, orang Pannei, dan orang Bugis, jadi kita nda usah malu-malu karena saya juga orang Pattae”. Tambahnya dalam sambutannya

Sementara menurut Masrullah yang di ketahui sebagai  Pelaksana Tugas (Plt.) Camat Anreapi, saat diwawancarai mengharapkan,  dengan adanya acara maulid ini bukan hanya menjadi tali siraturrahmi antara masyarakat dan Pemerintah tetapi juga diharapkan ada kegiatan-kegiatan keagamaan yang Bisa ditampilkan yang tentunya Bernuansa Pattae  .

“Maulid ini bisa di tingkatkan seperti pada daerah-daerah lainnya yang melaksanakan tammat (Khatam) massal, dan sayyang pattudu. Dan tentunya tidak terlepas dari tradisi suku Pattae itu sendiri” tutur Masrullah di sela-sela kegiatan Maulid Nabi.

Disamping itu Panitia Pelaksana Kegiatan maulid Nabi Muhammad tidak lupa Mengucapkan “terima kasih kepada masyarakat Dusun Beluak karena semangatnya dan partisipasinya sehingga acara ini berjalan lancar. Dan semoga kegiatan perayaan maulid Nabi ini kedepanya lebih di tingkatkan dan semangat masyarakat terus di pertahankan”. Ungkap Nur Salim (18/11/2019).

Penulis Nurwasilah (Mahasiswa Unasman Fak. FKIP. Jurusan PPKn).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button
Close
Close